Logo Header Antaranews Jateng

Tradisi "Wiwit" Kopi Tarik Wisatawan

Kamis, 27 Agustus 2015 18:56 WIB
Image Print
Petani memanen kopi merah jenis Robusta di area perkebunan kopi di Tutur, Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (6/8). ANTARA FOTO/Moch Asim/Zk/nz/15

"Salah satu yang menjadi daya tarik wisata, salah satunya soal lokasi yang berada di pegunungan yang masih menyimpan suasana alam yang masih asri," ujarnya di Kudus, Kamis.

Selain itu, lanjut dia, tradisi tersebut memang ada sebelumnya karena menjadi salah satu wujud ungkapan rasa syukur masyarakat setempat kepad Tuhan yang telah memberikan hasil tanaman, khususnya tanaman kopi cukup melimpah.

Hanya saja, kata dia, kegiatan unik masyarakat Desa Colo, Kecamatan Dawe tersebut, lama digelar karena berbagai alasan.

Terbentuknya kelompok masyarakat sadar wisata Desa Colo, kata dia, tradisi yang memang berpotensi menyedot wisatawan yang nantinya juga akan berimbas pada aktivitas perekonomian masyarakat setempat, maka dihidupkan kembali.

Apalagi, lanjut dia, lokasinya saat ini jauh lebih menarik dan sudah tersedia akses jalan yang cukup bagus.

Selain itu, kata dia, di lokasi kebun kopi juga terdapat bangunan gardu pandang yang dilengkapi dengan mainan "flying fox" untuk menarik wisatawan datang berkunjung.

Agar lebih menarik, katanya, kegiatan tradisi "wiwit" kopi harus diupayakan dilaksanakan sesuai jadwal sehingga wisatawan yang memang datang ke acara tersebut tidak kecewa.

"Guna menarik minat wisatawan, tentunya perlu ada promosi dan kemasan kegiatan yang jauh lebih menarik," ujarnya.

Terlebih lagi, kata dia, kelompok sadar wisata di desa setempat juga sudah menyiapkan paket wisata alam di kawasan Colo, sehingga perlu sentuhan agar kemasannya jauh lebih menarik, termasuk promosi paket wisata yang bertepatan dengan acara tradisi "wiwit" kopi.

Dalam menghidupkan objek wisata, kata dia, memang dibutuhkan kerja keras dan kreativitas masyarakatnya dalam memanfaatkan potensi yang ada.

Pemerintah daerah, kata dia, untuk saat ini hanya sebatas memberikan fasilitas dan dukungan, termasuk dalam hal kerja sama dengan Perhutani agar paket wisata yang ditawarkan juga berjalan lancar dan tanpa hambatan.



Pewarta:
Editor: M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026