Logo Header Antaranews Jateng

Wisatawan ke Karimunjawa Turun

Minggu, 28 Juni 2015 18:50 WIB
Image Print
Kapal Motor Cepat (KMC) tujuan pulau Karimun Jawa melintas di kawasan Pantai Kartini, Jepara, Jateng, Selasa (18/12). FOTO ANTARA/ Andreas Fitri Atmoko/ed/12

"Data jumlah kunjungan wisatawan memang tidak memiliki. Akan tetapi, penurunannya memang terlihat dari tingkat kedatangan wisatawan yang memanfaatkan transportasi laut cenderung menurun dibanding hari biasa," ujarnya di Jepara, Minggu.

Ia mengatakan wisatawan yang berkunjung ke Pulau Karimunjawa, didominasi warga keturunan Tionghoa.

Biasanya, kata dia, memasuki Lebaran akan terjadi lonjakan wisatawan yang berkunjung ke Pulau Karimunjawa. Bahkan, di wilayah setempat penuh dengan wisatawan yang datang dari berbagai daerah di Tanah Air.

Ia mengakui belum bisa memastikan faktor penyebab turunnya kunjungan wisatawan saat ini, apakah karena memasuki Bulan Puasa atau faktor cuaca.

Selama memasuki puasa, kata dia, memang bertepatan dengan perubahan musim dari musim baratan ke musim timuran yang diikuti dengan gelombang tinggi.

Bahkan, pada Sabtu (27/6) aktivitas pelayaran juga dihentikan karena kondisi gelombang yang tinggi disertai tiupan angin yang cukup kencang. Pada Minggu pagi, Kapal Bahari Exspress berangkat dari Karimunjawa menuju Jepara.

Kondisi gelombang tinggi, kata dia, memang berulang kali terjadi, meskipun tidak berlangsung secara terus menerus.

Berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Jateng, ketinggian gelombang laut Karimunjawa pada Sabtu (27/6) rata-rata 1,25-2,0 meter dengan kecepatan angin antara 11-16 knot, sedangkan ketinggian gelombang maksimal antara 2-2,5 meter.

Ketinggian gelombang laut di utara Jateng, rata-rata antara 0,5-1,5 meter dengan ketinggian gelombang maksimal antara 1,5-2 meter dengan kecepatan angin antara 5-15 knot, sedangkan cuaca berawan.



Pewarta:
Editor: M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026