
Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp80 Ribu/Kg

Pedagang sayur di Pasar Banjarsari Kota Pekalongan Slamet, di Pekalongan, Selasa, mengatakan kenaikan harga cabai sempat dikeluhkan pembeli dan pada pedagang merugi.
"Saat ini harga cabai rawit merah sudah mencapai Rp80 ribu per kilogram padahal sbelumnya tidak pernah harganya naik sampai setinggi ini atau hanya sampai Rp50 ribu/kg," katanya.
Menurut dia, lonjakan harga cabai secara bertahap itu terjadi sudah sejak sebulan terakhir karena pasokan barang rasa pedas itu terus berkurang dan karena faktor memasuki musim hujan.
"Akan tetapi, lonjakan harga cabai yang cukup tinggi ini terjadi pada tiga hari terakhir ini. Bahkan, tiap hari bisa naik sekitar Rp10 ribu/ kg. Harga cabai rawit merah, pada dua hari yang lalu semula Rp70 ribu/ kg sekarang naik Rp80 ribu/ kg," katanya.
Kenaikan harga cabai rawit merah tersebut, kata dia, juga diikuti oleh jenis cabai lainnya, seperti cabai merah biasa semula Rp50 ribu/ kg naik menjadi Rp60 ribu/ kg , dan cabai hijau besar Rp20 ribu/ kg naik menjadi Rp30 ribu/ kg.
Ia mengatakan selain faktor pasokan yang berkurang, kenaikan harga cabai juga dipici dengan adanya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang menyebabkan biaya distribusi sayur mayur dari petani ke pasar tradisional ikut naik.
Pewarta: Kutnadi
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
