
Pembunuh Siswi SMP Tertangkap di Tangerang

Menurut Kapolres Demak AKBP R. Setijo Nugroho, di Demak, Selasa, pelaku yang bernama Sulistriyono (23) warga Desa Klitih, Kecamatan Karang Tengah, Demak ditangkap di tempat persembunyiannya di Tangerang, Banten, Minggu (28/9).
Penangkapan pelaku, katanya, berkat status pelaku di jejaring sosial facebook yang menghujat Polres Demak karena menyita telepon genggam milik istri pelaku.
"Hingga kini, pelaku masih dimintai keterangannya terkait dugaan pembunuhan yang dilakukannya terhadap Vita Nafiara (14), warga Desa Sampang, Kecamatan Guntur, Demak," ujarnya.
Pelaku yang anggota badannya dipenuhi gambar tato tersebut, diancam pasal berlapis karena melakukan perampasan dan penganiayaan berat yang menyebabkan korban meninggal.
Di hadapan petugas, pelaku yang sudah memiliki seorang anak tersebut mengaku tidak berniat membunuh korbannya dan hanya sekadar ingin memberinya pelajaran.
"Hanya saja, karena panik dilihat orang korban terpaksa saya cekik dan menjerat leher korban menggunakan tali kain hingga tewas," ujarnya.
Tali tersebut, katanya, merupakan ikat pinggang milik korban.
Tindakannya itu, kata dia, dilatarbelakangi karena jengkel terhadap sikap korban yang selalu menjelek-jelekan namanya di masyarakat.
Pertemuannya dengan korban dilakukannya dengan cara memancing korban lewat layanan pesan singkat (sms) yang meminta ketemuan dengan mengatasnamakan diri pacarnya bernama M. Santoso.
Setelah korban datang ke tempat yang ditentukan, pelaku mengaku langsung mencekik korban dan kemudian menjeratnya menggunakan tali dari kain milik korban.
"Saya tidak melakukan pemerkosaan," katanya.
Korban yang sudah meninggal selanjutnya dibawa ke tengah persawahan, kemudian ditinggal pergi.
Sebelum melakukan pembunuhan, katanya, dia sempat menenggak minuman keras oplosan jenis arak di sebuah warung di desa setempat.
Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, jasad Vita Nafiara ditemukan di tengah areal persawahan di Desa Klitih, Karangtengah, Demak, Senin (22/9) pagi.
Dari hasil oleh tempat kejadian perkara, korban yang masih berstatus pelajar salah satu SMP negeri di Demak itu dibunuh dengan cara dijerat lehernya menggunakan tali dari bahan kain berwarna putih.
Selain itu, korban juga mengalami kekerasan seksual yang diduga terlebih dahulu mengalami pemerkosaan.
Di lokasi kejadian, petugas juga menemukan sepeda kayuh milik korban.
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
