Magelang (ANTARA) - Sebanyak 50 orang peserta mengikuti pelatihan penyembelihan hewan kurban yang digelar Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bandongan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Para peserta yang mayoritas sudah terbiasa menangani hewan kurban ini tampak antusias mengikuti setiap sesi.
Pemateri dari Juru Sembelih Halal (Juleha) Yogyakarta, Muhammad Antok di Magelang, Minggu, menyampaikan peserta tidak hanya menerima materi teori, tetapi langsung praktek cara penyembelihan yang benar.
Ia membagikan berbagai teknik penting, mulai dari cara menyembelih sesuai syariat, penggunaan pisau yang tepat, hingga pentingnya alat keselamatan seperti sarung tangan anti sayat.
Ketua PCM Bandongan Ahmad Saefuddin mengatakan pelatihan ini digelar untuk menyegarkan kembali pengetahuan para jagal sekaligus menambah wawasan baru di lapangan.
"Jadi bukan sekadar bisa nyembelih, tapi juga harus benar, halal, dan higienis," katanya.
Peserta juga diajak memahami trik agar proses penyembelihan bisa berlangsung cepat dan minim risiko, baik bagi hewan maupun petugas.Tak hanya soal penyembelihan, pelatihan ini juga membahas manajemen kurban secara menyeluruh. Mulai dari persiapan sebelum penyembelihan, terutama untuk sapi, hingga penanganan daging setelah dipotong agar tetap bersih dan layak konsumsi.
Ketua Jagal Muhammadiyah Bandongan Soimung Qorib, menyampaikan peserta dibekali pengetahuan tentang kesehatan hewan kurban.
"Termasuk ciri-ciri hewan yang sehat dan langkah antisipasi penyakit yang bisa mempengaruhi kualitas daging," katanya.
Melalui pelatihan ini, katanya diharapkan para jagal dan panitia kurban bisa bekerja lebih profesional, tetap sesuai syariat, sekaligus menjaga standar kebersihan dan keamanan pangan di masyarakat.
Baca juga: Reli mobil kuno hidupkan marwah Kota Magelang