Pekalongan (ANTARA) - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Semarang, Jawa Tengah, memperkuat soliditas bersama para relawan kebencanaan menjelang pelaksanaan siaga SAR khusus Lebaran 2026.
Kepala Kantor Basarnas Semarang Budiono di Pekalongan, Senin, mengatakan bahwa kesiapsiagaan personel dan peralatan menjadi prioritas utama dalam mengantisipasi potensi kedaruratan selama periode arus mudik.
"Dalam menghadapi arus mudik Lebaran ini, kami telah mempersiapkan personel maupun peralatan serta melaksanakan Siaga SAR Khusus menjelang Lebaran," katanya.
Ia mengatakan, seluruh unsur, baik di Kantor SAR, pos unit, maupun kapal-kapal SAR akan melaksanakan siaga penuh selama periode libur Lebaran.
Selain mengandalkan kekuatan internal, kata dia, pihaknya juga mengedepankan sinergi dengan berbagai unsur dan potensi SAR di daerah.
"Kolaborasi ini dinilai penting untuk mempercepat respons apabila terjadi kondisi darurat baik kecelakaan lalu lintas, kecelakaan laut, maupun bencana alam. Kami bersinergi dengan unsur dan potensi SAR yang ada di wilayah," katanya.
Menurut dia, pihaknya akan mengoperasikan posko mandiri, posko tetap, maupun posko gabungan dalam rangka mendukung Siaga SAR Khusus Lebaran 2026.
"Posko tetap akan didirikan di Kantor SAR Semarang serta di lima pos dan unit SAR yang tersebar di wilayah kerja. Selain itu, posko juga akan disiagakan di pelabuhan dan kapal-kapal SAR untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas penyeberangan dan wisata bahari selama libur panjang," katanya.
Kemudian, posko mandiri akan didirikan di kawasan Kalikangkung yang dikenal sebagai salah satu lokasi krusial arus mudik di jalur Tol Trans Jawa.
Di lokasi tersebut, kata dia, Basarnas juga berencana menempatkan satu unit helikopter guna mempercepat penanganan kedaruratan, khususnya di ruas jalan tol dan sekitarnya.
"Kami akan tempatkan satu unit helikopter di Kalikangkung untuk mengantisipasi kedaruratan di ruas tol dan sekitarnya," katanya.
Baca juga: Pemkot Pekalongan cek dugaan temuan kualitas menu MBG bermasalah