Semarang (ANTARA) - Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) mengebut perbaikan dan penambalan jalan berlubang yang ada di beberapa ruas jalan di ibu kota Jawa Tengah.
Kepala DPU Kota Semarang Suwarto, di Semarang, Selasa, mengatakan penambalan jalan berlubang menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam menjawab aduan masyarakat akan banyaknya jalan rusak.
"Ini kan banyak aduan yang masuk soal jalan berlubang dan ini jadi kewajiban kita, jadi langsung kita tindak lanjuti," katanya.
Ia menyebut ada beberapa titik jalan berlubang yang membutuhkan penambalan segera, seperti di Jalan Soekarno Hatta dan Jalan Prof Hamka Ngaliyan.
"Kami prioritaskan yang urgent dulu ya, di Jalan Soekarno Hatta dan Prof Hamka itu yang banyak aduan juga," katanya.
Ia menjelaskan penambalan itu sengaja dilakukan sesuai prioritas kebutuhan, diperkuat dengan aspal AC-WC (Asphalt Concrete-Wearing Course) yang merupakan lapisan aspal paling atas.
Penambalan jalan berlubang tersebut dimulai per Senin (26/1) lalu, dan diharapkan stok aspal yang dimiliki DPU masih bisa melanjutkan untuk penambalan di lokasi lain.
Diakuinya, untuk kendala dalam proses penambalan ini adalah cuaca, apalagi jika curah hujan cukup tinggi menerjang, namun jika penambalan tidak dilakukan sesegera mungkin maka akan mengancam keselamatan pengguna jalan.
"Kami tidak bisa menunggu setelah musim hujan, karena ini kan banyak yang berlubang. Aspal ini kan suhunya di atas 100 derajat Celsius jadi memang masih aman tapi memang lebih baiknya saat tidak hujan," katanya.
Lebih lanjut, kata dia, DPU Kota Semarang telah mengalokasikan Rp50 miliar untuk perbaikan jalan rusak di Kota Semarang, dan pengerjaan jalan rusak akan dilakukan lelang kepada pihak ketiga.
Nantinya, setelah ada pemenang lelang maka diharapkan setelah musim hujan berakhir sehingga pengerjaan jalan rusak mulai dilakukan oleh pemenang lelang.
"Harapannya segera dilakukan lelang di bulan Februari semoga bisa terkejar atau awal Maret agar pelaksanaannya setelah musim hujan selesai. Maret atau April sudah bisa dilakukan proses pengerjaan sebelum (APBD) perubahan semua tuntas," katanya.
Selain itu, Pemkot Semarang pada tahun ini juga melakukan perbaikan jalan yang menjadi konektivitas atau penghubung antarwilayah seperti jalan ke arah Demak, Ungaran maupun Kendal.
"Yang jadi konektivitas wilayah juga kita masukkan daftar perbaikan. Ada beberapa ruas jalan yang harus kita beton maupun 'overlay' (penambahan lapisan)," katanya.
Baca juga: BBPJN tangani jalan berlubang di Jalan Rembang-Blora-Cepu akibat hujan