Purbalingga (ANTARA) - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Prayitno mengatakan cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah utara kabupaten itu mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan satu rumah mengalami kerusakan.
“Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB setelah hujan intensitas tinggi mengguyur sejak pukul 14.00 WIB, sehingga mengakibatkan sejumlah pohon tumbang serta satu rumah mengalami kerusakan pada bagian atap di wilayah Kecamatan Bobotsari dan Kertanegara,” katanya di Purbalingga, Senin malam.
Berdasarkan pendataan di Desa Bobotsari, Kecamatan Bobotsari, kata dia, satu pohon randu tumbang dan menimpa mobil milik warga bernama Fatmawati hingga mengalami kerusakan berat.
Sementara di Desa Adiarsa, Kecamatan Kertanegara, lanjutnya, terdapat empat pohon tumbang terdiri atas dua Pohon Mahoni dan dua Pohon Alba.
Menurut dia, keempat pohon tumbang tersebut menutup jalan desa dan menimpa jaringan listrik hingga menyebabkan satu tiang listrik roboh.
“Selain itu satu rumah milik Abdul Rohim (39) di Desa Condong, Kecamatan Kertanegara, rusak sedang karena atapnya terbawa angin. Tidak ada korban jiwa, enam orang penghuni rumah selamat,” katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan BPBD Purbalingga bersama sukarelawan kebencanaan segera menuju lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan cepat
Menurut dia, petugas BPBD juga berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat, PLN, serta instansi terkait lainnya.
“Saat ini seluruh pohon tumbang sudah tertangani. Namun jaringan listrik di wilayah Desa Adiarsa masih padam dan sedang diperbaiki oleh pihak PLN,” katanya.
Ia mengatakan penanganan bencana melibatkan unsur BPBD, pemadam kebakaran, pemerintah kecamatan, TNI, Polri, PMI, Baznas, Pramuli, serta sukarelawan Rif.
Prayitno mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayah Purbalingga.
“Kami mengingatkan warga agar menjauhi area rawan pohon tumbang dan memeriksa kondisi rumah menjelang musim hujan ini. BPBD Purbalingga terus memantau perkembangan cuaca dan siap melakukan langkah cepat apabila terjadi bencana serupa,” kata Prayitno.
Baca juga: BPBD Purbalingga fokus percepat penanganan longsor di Desa Panusupan

