Warga Kaliurang Magelang Kirab Umbul Doa Pepunden Merapi
Selasa, 20 Agustus 2024 20:32 WIB
Suasana prosesi Kirab Umbul Doa Pepunden Merapi warga Kaliurang, Srumbung, Kabupaten Magelang, Selasa (20/8/2024). ANTARA/Heru Suyitno
Magelang (ANTARA) - Warga Desa Kaliurang, Srumbung, Kabupaten Magelang menggelar merti bumi dengan prosesi Kirab Umbul Doa Pepunden Merapi.
Kepala Desa Kaliurang Kiptiyah di Magelang, Selasa, menyampaikan rangkaian acara merti bumi ini mengucapkan syukur kepada Allah atas rahmatNya berupa hasil bumi yang melimpah.
Dalam tradisi ini, masyarakat melakukan kirab gunungan hasil bumi. Ratusan warga berjalan kaki dalam balutan busana Jawa. Langkah mereka juga seirama dengan bunyi dram bergodo/pasukan yang membawa senjata tombak, keris dan gunungan.
"Jadi dilaksanakan doa bersama dalam rangka untuk mengirim doa untuk arwah leluhur yang sudah mendahului kita," katanya.
Ia menjelaskan tradisi Umbul Doa Pepunden Merapi merupakan bagian dari warisan budaya warga Dusun Kaliurang Srumbung yang masih dijaga dan dilakukan setiap tahun.
Selain bentuk penghormatan kepada leluhur, juga memohon keselamatan dan keberkahan kepada Tuhan dari bencana alam letusan Gunung Merapi. Dalam kepercayaan lokal keberadaan Gunung Merapi diyakini sebagai tempat suci bersemayam dewa/dewi dan leluhur.
Sebelumnya, masyarakat menggelar prosesi doa bersama pada Selasa (19/8) malam serta pengambilan air berkah di sumber air yang berada di alur Kali Bebeng/Krasak. Air berkah itu menurut Kiptiyah simbol kehidupan yang ditempatkan dalam sejumlah kendi untuk turut dikirab bersama gunungan dan tumpeng.
Secara simbolis semua air berkah itu digunakan untuk menyiram tanaman pertanian dengan harapan menambah kesuburan, sehingga memberikan hasil panen melimpah di kemudian hari.
"Tujuan utama untuk meminta perlindungan kepada Allah SWT agar warga masyarakat Desa Kaliurang utamanya terhindar dari marabahaya erupsi Gunung Merapi yang setiap saat bisa mengancam keselamatan warga," katanya.
Baca juga: Kirab budaya FGS VII iringi prosesi pengambilan air di Tuk Sikopyah
Kepala Desa Kaliurang Kiptiyah di Magelang, Selasa, menyampaikan rangkaian acara merti bumi ini mengucapkan syukur kepada Allah atas rahmatNya berupa hasil bumi yang melimpah.
Dalam tradisi ini, masyarakat melakukan kirab gunungan hasil bumi. Ratusan warga berjalan kaki dalam balutan busana Jawa. Langkah mereka juga seirama dengan bunyi dram bergodo/pasukan yang membawa senjata tombak, keris dan gunungan.
"Jadi dilaksanakan doa bersama dalam rangka untuk mengirim doa untuk arwah leluhur yang sudah mendahului kita," katanya.
Ia menjelaskan tradisi Umbul Doa Pepunden Merapi merupakan bagian dari warisan budaya warga Dusun Kaliurang Srumbung yang masih dijaga dan dilakukan setiap tahun.
Selain bentuk penghormatan kepada leluhur, juga memohon keselamatan dan keberkahan kepada Tuhan dari bencana alam letusan Gunung Merapi. Dalam kepercayaan lokal keberadaan Gunung Merapi diyakini sebagai tempat suci bersemayam dewa/dewi dan leluhur.
Sebelumnya, masyarakat menggelar prosesi doa bersama pada Selasa (19/8) malam serta pengambilan air berkah di sumber air yang berada di alur Kali Bebeng/Krasak. Air berkah itu menurut Kiptiyah simbol kehidupan yang ditempatkan dalam sejumlah kendi untuk turut dikirab bersama gunungan dan tumpeng.
Secara simbolis semua air berkah itu digunakan untuk menyiram tanaman pertanian dengan harapan menambah kesuburan, sehingga memberikan hasil panen melimpah di kemudian hari.
"Tujuan utama untuk meminta perlindungan kepada Allah SWT agar warga masyarakat Desa Kaliurang utamanya terhindar dari marabahaya erupsi Gunung Merapi yang setiap saat bisa mengancam keselamatan warga," katanya.
Baca juga: Kirab budaya FGS VII iringi prosesi pengambilan air di Tuk Sikopyah
Pewarta : Heru Suyitno
Editor : Edhy Susilo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Banyumas berikan apresiasi kepada pelajar berprestasi tingkat nasional
11 December 2025 13:26 WIB
Kirab Merah Putih 1.945 meter warnai peringatan Hari Pahlawan di Semarang
10 November 2025 16:55 WIB
Tradisi Kirab Boyong Menoreh, napak tilas sejarah berdirinya Kabupaten Temanggung
09 November 2025 13:22 WIB
Keraton Kasunanan Surakarta gelar kirab Satu Sura, kerbau bule ikut iring-iringan
27 June 2025 9:06 WIB
Terpopuler - Seni dan Budaya
Lihat Juga
Balefest 2025 Suarasa Balekambang siap hibur masyarakat pada pergantian tahun
08 December 2025 19:39 WIB
Kaligrafi China dan Arab berpadu dalam pameran Tiongkok-Indonesia di Banyumas
25 November 2025 14:41 WIB
Sumanto ajak masyarakat pahami pesan moral dalam lakon Wayang Kulit Kresna Duta
21 November 2025 17:27 WIB