Unsoed cabut peraturan rektor terkait besaran UKT 2024
Senin, 29 April 2024 15:22 WIB
Kampus Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Kabupaten Banyumas. ANTARA/HO-Unsoed
Purwokerto (ANTARA) - secara resmi akan mencabut Peraturan Rektor Nomor 6 Tahun 2024 tentang Biaya Pendidikan Mahasiswa yang mengatur mengenai ketentuan besaran uang kuliah tunggal (UKT) tahun 2024.
Dalam siaran pers yang dikeluarkan di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin siang, Wakil Rektor I target="_blank">
Setelah rapat dengan pimpinan fakultas se- target="_blank">Unsoed tahun 2024 tersebut akan dicabut dan selanjutnya akan diterbitkan peraturan baru.
"Ketentuan tentang UKT ini disesuaikan dengan menimbang masukan dari masyarakat, mahasiswa, dan orang tua mahasiswa. Ketentuan baru yang diputuskan pada pertemuan pimpinan hari Sabtu (27/4). Ini sedang dikonsultasikan oleh Rektor ke Dirjen Dikti hari ini," katanya.
Terkait dengan hal itu, dia mengatakan registrasi daring bagi calon mahasiswa jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) dihentikan sementara sambil menunggu keputusan lebih lanjut.
Baca juga: BEM Unsoed desak rektorat evaluasi kenaikan UKT bagi mahasiswa baru
"Nanti kembali dibuka setelah ada keputusan baru. Jadi, jadwal registrasi diundur," tegasnya.
Lebih lanjut, Noor Farid mengatakan bagi mahasiswa yang sudah registrasi tidak perlu khawatir, karena nanti akan ada penyesuaian.
"Semua akan disesuaikan dengan peraturan baru. Jadi, kalau misalnya ada yang sudah membayar lebih dari ketentuan yang semestinya, akan dikembalikan," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Unit Layanan Terpadu (ULT) target="_blank">
"Sambil menunggu sistem kembali dibuka, kalau ada yang perlu ditanyakan seputar registrasi, bisa datang ke ULT pada jam kerja atau nanti lewat layanan online (daring, red.) yang segera kami rilis," katanya.
Baca juga: Pantia Pusat UTBK Unsoed selenggarakan sosialisasi UTBK 2024
Baca juga: 18.542 calon mahasiswa akan ikuti UTBK di Unsoed
Baca juga: Soedirman Open Chess Tournament 2024 di Unsoed
Dalam siaran pers yang dikeluarkan di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin siang, Wakil Rektor I target="_blank">
Setelah rapat dengan pimpinan fakultas se- target="_blank">Unsoed tahun 2024 tersebut akan dicabut dan selanjutnya akan diterbitkan peraturan baru.
"Ketentuan tentang UKT ini disesuaikan dengan menimbang masukan dari masyarakat, mahasiswa, dan orang tua mahasiswa. Ketentuan baru yang diputuskan pada pertemuan pimpinan hari Sabtu (27/4). Ini sedang dikonsultasikan oleh Rektor ke Dirjen Dikti hari ini," katanya.
Terkait dengan hal itu, dia mengatakan registrasi daring bagi calon mahasiswa jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) dihentikan sementara sambil menunggu keputusan lebih lanjut.
Baca juga: BEM Unsoed desak rektorat evaluasi kenaikan UKT bagi mahasiswa baru
"Nanti kembali dibuka setelah ada keputusan baru. Jadi, jadwal registrasi diundur," tegasnya.
Lebih lanjut, Noor Farid mengatakan bagi mahasiswa yang sudah registrasi tidak perlu khawatir, karena nanti akan ada penyesuaian.
"Semua akan disesuaikan dengan peraturan baru. Jadi, kalau misalnya ada yang sudah membayar lebih dari ketentuan yang semestinya, akan dikembalikan," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Unit Layanan Terpadu (ULT) target="_blank">
"Sambil menunggu sistem kembali dibuka, kalau ada yang perlu ditanyakan seputar registrasi, bisa datang ke ULT pada jam kerja atau nanti lewat layanan online (daring, red.) yang segera kami rilis," katanya.
Baca juga: Pantia Pusat UTBK Unsoed selenggarakan sosialisasi UTBK 2024
Baca juga: 18.542 calon mahasiswa akan ikuti UTBK di Unsoed
Baca juga: Soedirman Open Chess Tournament 2024 di Unsoed
Pewarta : KSM
Editor : Sumarwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KAI Purwokerto siapkan 50.995 tempat duduk antisipasi lonjakan penumpang saat libur Imlek
12 February 2026 13:50 WIB
KAI inspeksi Daop 5 Purwokerto pastikan kesiapan Angkutan Lebaran 2026 lintas selatan
10 February 2026 18:55 WIB
OJK Purwokerto: UMKM masih jadi penopang kinerja jasa keuangan di Banyumas Raya
29 January 2026 13:24 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Prof A. Umar tekankan kepemimpinan visioner untuk selamatkan madrasah dari ketertinggalan
16 February 2026 5:43 WIB
Tak cukup niat baik, Prof Fahrurrozi serukan tata kelola profesional di lembaga islam
15 February 2026 17:44 WIB
Prof Fihris: Pendidikan islam harus jadi ruang aman bagi dialog, bukan arena eksklusivisme
15 February 2026 17:31 WIB
Prof. Ali Murtadho tawarkan rekonstuksi paradigma ekonomi islam integratif-humanistik
15 February 2026 11:46 WIB
Prof. Ali Imron: Hukum Perdata Islam harus hidup berdialog dengan realitas sosial
15 February 2026 9:44 WIB