
KAI Purwokerto mengamankan 336 barang tertinggal selama Angkutan Lebaran

Purwokerto (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto mencatat ratusan barang milik pelanggan tertinggal di stasiun maupun kereta api selama periode Angkutan Lebaran 2026 dengan total nilai mencapai lebih dari Rp110 juta.
"Selama 21 hari masa Angkutan Lebaran 2026 yang digelar pada 11-31 Maret, kami mengamankan sebanyak 336 barang yang tercatat dalam sistem Lost and Found KAI. Nilai estimasi keseluruhan barang tersebut mencapai lebih dari Rp110 juta," kata Manajer Humas KAI Daop 5 Purwokerto M As'ad Habibuddin di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu.
Ia mengatakan berbagai jenis barang berharga yang diamankan, antara lain ponsel, dompet, tas, dokumen penting, serta barang pribadi lainnya yang tertinggal di area stasiun maupun di dalam kereta api.
Menurut dia, layanan Lost and Found merupakan salah satu bentuk komitmen KAI dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, khususnya dalam menjaga keamanan dan kenyamanan selama perjalanan.
Dari total barang yang ditemukan, kata dia, sebagian besar telah berhasil dikembalikan kepada pemiliknya.
"Keberhasilan pengamanan dan pengembalian barang ini menjadi wujud nyata komitmen KAI dalam menghadirkan pelayanan yang andal, terlebih pada masa Angkutan Lebaran yang memiliki intensitas perjalanan sangat tinggi," katanya menegaskan.
Ia mengatakan seluruh barang temuan didata dan diamankan oleh petugas, serta dapat diambil kembali oleh pemiliknya melalui proses verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia juga mengimbau pelanggan untuk selalu memastikan barang bawaannya sebelum turun dari kereta maupun saat meninggalkan area stasiun.
"Meskipun barang bawaan merupakan tanggung jawab masing-masing pelanggan, KAI tetap berupaya memberikan pelayanan prima dengan membantu mengamankan dan mengembalikan barang yang tertinggal," katanya.
Selain itu, kata dia, petugas announcer secara rutin mengingatkan pelanggan untuk menjaga barang bawaan, baik saat berada di stasiun maupun selama perjalanan di dalam kereta.
Ia mengatakan bagi pelanggan yang merasa kehilangan atau tertinggal barang, laporan dapat disampaikan kepada kondektur, petugas pengamanan stasiun, maupun melalui Contact Center KAI 121, baik melalui telepon di nomor 121 atau WhatsApp di 081-122-233-121.
Menurut dia, layanan Lost and Found di wilayah kerja KAI Purwokerto tersedia di sejumlah stasiun utama, antara lain Stasiun Purwokerto, Stasiun Kutoarjo, dan Stasiun Cilacap.
Terkait volume penumpang selama periode 11–31 Maret 2026, dia mengatakan KAI Purwokerto telah melayani sebanyak 959.963 pelanggan kereta api, terdiri atas 453.941 pelanggan berangkat dan 506.022 pelanggan tiba di berbagai stasiun wilayah tersebut.
"KAI Daop 5 Purwokerto akan terus meningkatkan kualitas pelayanan, termasuk optimalisasi layanan Lost and Found, guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pelanggan," kata As'ad.
Baca juga: KAI Semarang menyelamatkan 165 barang tertinggal milik penumpang
Pewarta: Sumarwoto
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
