Ada 76 paket pelatihan kerja di Kudus
Minggu, 3 Maret 2024 15:19 WIB
Kantor UPTD Balai Pelatihan Kerja Dinas Tenaga Kerja Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)
Kudus (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menyediakan 76 paket pelatihan kerja untuk membekali masyarakat, terutama para pekerja di lingkungan industri rokok agar memiliki keahlian kerja sehingga ketika tidak bekerja di sektor rokok bisa memulai usaha sendiri.
"Dari 76 paket pelatihan yang disediakan, terdapat 26 jenis pelatihan yang disediakan," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kudus Rini Kartika Hadi Ahmawati di Kudus, Minggu.
Sementara anggaran yang disiapkan, kata dia, tahun ini hanya Rp5,5 miliar dengan sasaran peserta pelatihan tahun ini hanya 1.216 orang. Dibandingkan tahun sebelumnya tentu anggaran tahun ini menurun karena tahun lalu mencapai Rp6 miliar.
Jenis pelatihan yang disediakan, mulai dari pelatihan menjahit, membuat roti dan kue, cenderamata, tata boga, hingga tata rias pengantin dan masih banyak lagi.
Informasi lebih lengkap soal pelatihan kerja yang masih tersedia, dipersilakan datang ke kantor BLK Kudus.
Ia mengungkapkan program pelatihan saat ini sudah mulai berjalan. Sedangkan yang sudah selesai, yakni pelatihan membuat cendera mata, tata rias pengantin modifikasi, dan membuat roti dan kue kering.
Masyarakat yang berminat mendaftar, kata dia, masih tersedia kesempatan karena saat ini program pelatihan baru terlaksana 28 persen dari total paket yang tersedia.
"Masyarakat yang belum bekerja atau terkena pemutusan hubungan kerja, bisa memanfaatkan program pelatihan kerja tersebut," ujarnya.
Program pelatihan kerja yang berlangsung selama ini, tidak hanya digelar di dalam kelas melainkan ada pula yang digelar dengan mendekatkan akses terhadap masyarakat atau program pelatihan mobile training unit.
"Dari 76 paket pelatihan yang disediakan, terdapat 26 jenis pelatihan yang disediakan," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kudus Rini Kartika Hadi Ahmawati di Kudus, Minggu.
Sementara anggaran yang disiapkan, kata dia, tahun ini hanya Rp5,5 miliar dengan sasaran peserta pelatihan tahun ini hanya 1.216 orang. Dibandingkan tahun sebelumnya tentu anggaran tahun ini menurun karena tahun lalu mencapai Rp6 miliar.
Jenis pelatihan yang disediakan, mulai dari pelatihan menjahit, membuat roti dan kue, cenderamata, tata boga, hingga tata rias pengantin dan masih banyak lagi.
Informasi lebih lengkap soal pelatihan kerja yang masih tersedia, dipersilakan datang ke kantor BLK Kudus.
Ia mengungkapkan program pelatihan saat ini sudah mulai berjalan. Sedangkan yang sudah selesai, yakni pelatihan membuat cendera mata, tata rias pengantin modifikasi, dan membuat roti dan kue kering.
Masyarakat yang berminat mendaftar, kata dia, masih tersedia kesempatan karena saat ini program pelatihan baru terlaksana 28 persen dari total paket yang tersedia.
"Masyarakat yang belum bekerja atau terkena pemutusan hubungan kerja, bisa memanfaatkan program pelatihan kerja tersebut," ujarnya.
Program pelatihan kerja yang berlangsung selama ini, tidak hanya digelar di dalam kelas melainkan ada pula yang digelar dengan mendekatkan akses terhadap masyarakat atau program pelatihan mobile training unit.
Pewarta : Akhmad Nazaruddin
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wabup Banyumas: Program Z-Mart Baznas jawab tantangan menjamurnya ritel modern
25 February 2026 15:56 WIB
KKN MMK Posko 4 UIN Walisongo gelar pelatihan public speaking di SMA NU Kejajar
25 February 2026 13:34 WIB
Mahasiswa KKN-Dik UMS gelar pelatihan Canva dan strategi konten TikTok kekinian di SD Muhammadiyah Jatiyoso
19 February 2026 16:08 WIB
Mahasiswa KKN MMK Posko 3 UIN Walisongo gelar pelatihan ecoprint di Kelurahan Kejajar
19 February 2026 8:37 WIB
Terpopuler - Tenaga Kerja
Lihat Juga
BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Klaim Rp 33,8 Miliar kepada PT Selalu Cinta Indonesia di Salatiga
11 March 2026 11:09 WIB
BPJS Ketenagakerjaan gandeng masjid dan RT/RW perluas perlindungan pekerja informal
11 March 2026 9:30 WIB
BPJS Ketenagakerjaan dan BBPVP Semarang komitmen tingkatkan perlindungan sosial
10 March 2026 10:26 WIB
Gubernur Ahmad Luthfi gandeng KP2MI pantau pekerja migran asal Jateng di Timur Tengah
06 March 2026 10:30 WIB