Boyolali (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Boyolali Jawa Tengah selesai menggelar hasil sumbangan kemanusiaan Bulan Dana PMI di wilayahnya, dilaksanakan selama tiga bulan mulai 1 Agustus hingga 25 Desember 2023 yang mencapai Rp1,3 miliar lebih.

Ketua Panitia Pelaksana Bulan Dana PMI Boyolali Tri Anggoro Mukti menyerahkan hasil Bulan Dana PMI selama tiga bulan senilai Rp1,3 miliar itu kepada Bupati Boyolali M. Said Hidayat di Kantor Bupati Boyolali, Kamis.

Tri Anggoro Mukti mengungkapkan Bulan Dana PMI dengan target sumbangan Rp1,3 miliar itu, dalam realisasi penyelenggaraannya memperoleh Rp1.339.183.400.

Dia mengatakan dana tersebut berhasil dikumpulkan melalui berbagai kelompok sasaran. Kelompok tersebut di antaranya, Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/Polri, Perangkat Desa, Kepala Keluarga, Wajib Pajak Kendaraan Bermotor, Uji Kir Kendaraan, Karyawan Perusahaan dan pencari SIM di Satlantas Polres Boyolali.

Selain itu juga ada dari perbankan dan dunia usaha baik negeri maupun swasta.

Bupati Boyolali M Said Hidayat setelah menerima dana tersebut kemudian menyerahkan kepada PMI Kabupaten Boyolali untuk dipergunakan kepentingan masyarakat dalam hal pelayanan PMI dan kemanusiaan.

"Saya menyampaikan dan mengucapkan terima kasih, dana mencapai dan melampaui target yang ditentukan. Semoga apa yang sudah dicapai ini, dapat benar-benar dimanfaatkan sesuai dengan arah kepentingannya yakni dalam rangka urusan kepentingan kemanusiaan, semoga ditangani dengan sebaik baiknya," kata Bupati.

Ketua PMI Kabupaten Boyolali Sunarno mengatakan bahwa dana tersebut dapat digunakan kembali untuk berbagai bantuan ke masyarakat berupa bantuan bencana alam, pelayanan kesehatan dan sosial, pembinaan dan pelatihan relawan serta pengembangan organisasi.

"Dana PMI itu, juga disiapkan untuk digunakan, antara lain tanggap darurat dan kesiapsiagaan bencana, program layanan distribusi air bersih, pelayanan mobil jenazah dan layanan sosial lainnya, pelayanan pertolongan pertama dan ambulans, dan bantuan rumah tidak layak huni," katanya.



 

Pewarta : Bambang Dwi Marwoto
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2024