SMPN 16 Semarang direlokasi tahun ini
Kamis, 11 Januari 2024 7:01 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Bambang Pramusinto. ANTARA/Zuhdiar Laeis
Semarang (ANTARA) - Dinas Pendidikan Kota Semarang memastikan bahwa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 16 direlokasi pada tahun ini karena pembangunan gedung baru sudah hampir rampung.
Kepala Disdik Kota Semarang Bambang Pramusinto, di Semarang, Rabu, menjelaskan bahwa telah dipersiapkan anggaran pada APBD 2024 untuk melanjutkan pembangunan SMPN 16 Semarang.
Menurut dia, relokasi SMPN 16 Semarang itu menindaklanjuti rencana pembangunan Exit Tol Ngaliyan yang menggunakan lahan lama sekolah tersebut dan rencananya akan segera dimulai.
Besaran anggaran yang akan diturunkan, kata dia, sekitar Rp10 miliar dari APBD Kota Semarang 2024 untuk melanjutkan pembangunan SMPN 16 Semarang atau pembangunan tahap yang ketiga.
Pembangunan tahap pertama dilakukan oleh Satuan Kerja Tol Semarang-Batang, Kementerian PUPR, kemudian dilanjutkan pembangunan tahap kedua dari dana APBD Kota Semarang 2023.
"Tahun ini akan pindah, ajaran baru Juni-Juli ini. Karena ada rencana pembangunan Exit Tol Ngaliyan," katanya, usai kegiatan Ngopi Bareng (Ngobrol Penting Stakeholder Pendidikan Kota Semarang), di Kampung Jawi, Semarang.
Ia menjelaskan bahwa anggaran yang tahun ini digunakan untuk pembangunan sarana dan prasarana sekolah di gedung baru sehingga bisa segera ditempati siswa untuk belajar.
Pada tahun ini, kata dia, akan dibangun juga ruangan tambahan dari sebelumnya yang sudah terbangun 18 kelas atau ruang belajar.
"Nanti ada tambahan lagi melengkapi 24 kelas. Sebelumnya kan baru 18 kelas," katanya.
Proyek pembangunan Tol Semarang-Batang berdampak terhadap sejumlah lahan di Kota Semarang, termasuk SMPN 16 yang rencananya dijadikan akses keluar masuk jalur tol.
Kepala Disdik Kota Semarang Bambang Pramusinto, di Semarang, Rabu, menjelaskan bahwa telah dipersiapkan anggaran pada APBD 2024 untuk melanjutkan pembangunan SMPN 16 Semarang.
Menurut dia, relokasi SMPN 16 Semarang itu menindaklanjuti rencana pembangunan Exit Tol Ngaliyan yang menggunakan lahan lama sekolah tersebut dan rencananya akan segera dimulai.
Besaran anggaran yang akan diturunkan, kata dia, sekitar Rp10 miliar dari APBD Kota Semarang 2024 untuk melanjutkan pembangunan SMPN 16 Semarang atau pembangunan tahap yang ketiga.
Pembangunan tahap pertama dilakukan oleh Satuan Kerja Tol Semarang-Batang, Kementerian PUPR, kemudian dilanjutkan pembangunan tahap kedua dari dana APBD Kota Semarang 2023.
"Tahun ini akan pindah, ajaran baru Juni-Juli ini. Karena ada rencana pembangunan Exit Tol Ngaliyan," katanya, usai kegiatan Ngopi Bareng (Ngobrol Penting Stakeholder Pendidikan Kota Semarang), di Kampung Jawi, Semarang.
Ia menjelaskan bahwa anggaran yang tahun ini digunakan untuk pembangunan sarana dan prasarana sekolah di gedung baru sehingga bisa segera ditempati siswa untuk belajar.
Pada tahun ini, kata dia, akan dibangun juga ruangan tambahan dari sebelumnya yang sudah terbangun 18 kelas atau ruang belajar.
"Nanti ada tambahan lagi melengkapi 24 kelas. Sebelumnya kan baru 18 kelas," katanya.
Proyek pembangunan Tol Semarang-Batang berdampak terhadap sejumlah lahan di Kota Semarang, termasuk SMPN 16 yang rencananya dijadikan akses keluar masuk jalur tol.
Pewarta : Zuhdiar Laeis
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemendikdasmen: Program revitalisasi sekolah sasar 16.141 satuan pendidikan
31 January 2026 14:36 WIB
Milad ke-16 HW UMS: Dari refleksi perjuangan menuju kader pemimpin yang berdampak
19 January 2026 14:12 WIB
Polda Jateng ungkap TPPU narkoba, sita uang tunai Rp3,16 miliar dan sejumlah aset
31 December 2025 19:49 WIB
DPMPTSP Temanggung mencatat realisasi investasi 2025 capai Rp2,16 triliun
17 December 2025 15:38 WIB
Banjir rendam rel, KAI batalkan 16 perjalanan KA yang melintas di Semarang
29 October 2025 13:16 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Wamendikdasmen RI tekankan reformasi tata kelola guru saat momen Yudisium PPG UMS
31 January 2026 17:01 WIB
Kemendikdasmen: Program revitalisasi sekolah sasar 16.141 satuan pendidikan
31 January 2026 14:36 WIB
KKN-Dik UMS kelompok 19 hadirkan program SAYANG untuk ringankan beban warga
30 January 2026 17:23 WIB