Kebakaran lahan di sekitar Kawah Sikidang berhasil dipadamkan
Minggu, 13 Agustus 2023 16:34 WIB
Petugas berupaya memadamkan api yang membakar semak-semak di sekitar Kawah Sikidang, Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jateng, Ahad (13/8/2023). FOTO ANTARA/HO-LMDH
Purwokerto, Jateng (ANTARA) - Petugas gabungan yang terdiri atas personel Unit Pelaksana Teknis (UPT) Wisata Dieng, Perhutani, dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) berhasil memadamkan kebakaran lahan di area sekitar Kawah Sikidang, Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.
Saat dihubungi dari Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Ahad siang, Kepala UPT Wisata Dieng Sri Utami mengatakan kebakaran tersebut sudah tertangani oleh tim dari Perhutani dan LMDH.
"Ahamdulillah titik apinya sudah mati. Tadi langsung ditangani oleh tim dari Perhutani dan LMDH," katanya.
Sementara itu, Supervisor Wisata Dieng Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Timur Eru Irianto mengatakan luasan lahan yang terbakar sekitar 20 meter persegi.
Menurut dia, pada lahan yang terbakar itu hanya terdapat semak-semak serta rumput dan langsung ditangani oleh personel dari UPT Wisata Dieng bersama LMDH dan Perhutani.
"Kemungkinan kebakaran terjadi akibat puntung rokok. Mungkin ada wisatawan yang tidak sengaja membuang puntung rokok," katanya.
Terkait dengan hal itu, dia mengimbau masyarakat untuk mematuhi larangan merokok dan membuat api di sekitar Kawah Sikidang seperti yang tercantum pada papan informasi di loket masuk objek wisata tersebut.
Salah seorang wisatawan asal Purwokerto, Ali Rokhman mengatakan kebakaran di sekitar Kawah Sikidang terjadi pada hari Ahad (13/8), sekitar pukul 13.20 WIB.
Dia pun langsung merekam video kejadian kebakaran tersebut dan mengirimnya ke grup WhatsApp "Info & Penanganan Bencana" yang dikelola Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas pada pukul 13.25 WIB.
Saat merekam video tersebut, kata dia, terlihat satu titik api namun sempat membuat beberapa wisatawan panik.
"Rombongan kami sekitar 20 orang, sebagian ada yang panik," demikian Ali Rpkhman, yang juga dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto itu.
Saat dihubungi dari Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Ahad siang, Kepala UPT Wisata Dieng Sri Utami mengatakan kebakaran tersebut sudah tertangani oleh tim dari Perhutani dan LMDH.
"Ahamdulillah titik apinya sudah mati. Tadi langsung ditangani oleh tim dari Perhutani dan LMDH," katanya.
Sementara itu, Supervisor Wisata Dieng Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Timur Eru Irianto mengatakan luasan lahan yang terbakar sekitar 20 meter persegi.
Menurut dia, pada lahan yang terbakar itu hanya terdapat semak-semak serta rumput dan langsung ditangani oleh personel dari UPT Wisata Dieng bersama LMDH dan Perhutani.
"Kemungkinan kebakaran terjadi akibat puntung rokok. Mungkin ada wisatawan yang tidak sengaja membuang puntung rokok," katanya.
Terkait dengan hal itu, dia mengimbau masyarakat untuk mematuhi larangan merokok dan membuat api di sekitar Kawah Sikidang seperti yang tercantum pada papan informasi di loket masuk objek wisata tersebut.
Salah seorang wisatawan asal Purwokerto, Ali Rokhman mengatakan kebakaran di sekitar Kawah Sikidang terjadi pada hari Ahad (13/8), sekitar pukul 13.20 WIB.
Dia pun langsung merekam video kejadian kebakaran tersebut dan mengirimnya ke grup WhatsApp "Info & Penanganan Bencana" yang dikelola Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas pada pukul 13.25 WIB.
Saat merekam video tersebut, kata dia, terlihat satu titik api namun sempat membuat beberapa wisatawan panik.
"Rombongan kami sekitar 20 orang, sebagian ada yang panik," demikian Ali Rpkhman, yang juga dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto itu.
Pewarta : Sumarwoto
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pekalongan giatkan gerakan pemanfaatan lahan pekarangan jaga ketahanan pangan
24 March 2026 5:53 WIB
Pemprov Jateng kaji geologi lahan huntara korban tanah gerak di Kabupaten Tegal
10 February 2026 11:31 WIB
KPK tanggapi terjadinya negara suap negara pada kasus yang melibatkan hakim PN Depok
10 February 2026 9:00 WIB
14 desa di Temanggung mengajukan sewa lahan untuk gerai Koperasi Merah Putih
14 January 2026 10:14 WIB
Terpopuler - Insiden
Lihat Juga
Basarnas: Nelayan hilang terseret ombak di Pantai Suwuk ditemukan meninggal dunia
25 March 2026 12:53 WIB