Logo Header Antaranews Jateng

BPS: Inflasi Jateng di Maret 2026 capai 3,54 persen

Kamis, 2 April 2026 02:26 WIB
Image Print
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah Ali Said. (ANTARA/HO-Pribadi)

Semarang (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Jawa Tengah pada Maret 2026 sebesar 3,54 persen, turun dibanding bulan sebelumnya yang mencapai 4,43 persen.

"Inflasi tertinggi terjadi di Kota Tegal yang mencapai 3,99 persen," kata Kepala BPS Jawa Tengah Ali Said di Semarang, Rabu

Adapun inflasi terendah, lanjut dia, terjadi di Kabupaten Wonosobo sebesar 3,15 persen.

Ia menuturkan kenaikan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok memberi andil terhadap terjadinya inflasi, seperti daging ayam, beras, telur, dan minyak goreng.

Sementara penurunan harga cabai merah dan cabai rawit, lanjut dia, justru memberi andil terhadap terjadinya deflasi.

Ia menuturkan kelompok transportasi juga memberi andil terhadap terjadinya inflasi Maret 2026

Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, kata dia, antara lain mobil, sepeda motor, serta angkutan antarkota.

BPS juga mencatat kenaikan Nilai Tukar Petani (NTP) pada Maret 2026 yang mencapai 116,38.

Ali mengatakan besaran NTP Maret 2026 lebih tinggi dibanding Februari yang mencapai 116,18.

Ia menuturkan subsektor perikanan mengalami kenaikan tertinggi dalam NTP.



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026