Jadi mitra DinkopUKM Jateng, UMP komitmen kuatkan ekonomi rakyat
Sabtu, 29 Oktober 2022 20:40 WIB
Kegiatan Pelatihan Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) Koperasi yang diselenggarakan DInkopUKM Jateng bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Kabupaten Banyumas. ANTARA/HO-UMP
Purwokerto (ANTARA) - Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menjadi mitra Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DinkopUKM) Provinsi Jawa Tengah sebagai inkubator dalam program wira usaha koperasi untuk memberikan pendampingan bagi tenant Koperasi Berkah Rindang Kinasih Papringan, Kabupaten Banyumas.
Pendampingan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) koperasi, sekaligus mendorong peningkatan produk dan pemasaran terutama produk batik khas Banyumas.
Program inkubasi wira koperasi tersebut berjalan selama 9 bulan dengan berbagai bentuk pelatihan dan pendampingan mulai dari pelatihan administrasi dan manajemen pengelolaan koperasi sampai teknis produksi dan pemasaran produk batik khas Banyumas.
Dalam kegiatan Pelatihan Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) Koperasi yang menjadi program pendampingan terakhir sekaligus evaluasi dari rangkaian program yang telah dilaksanakan selama 9 bulan. Hadir tim monitoring dan evaluasi (monev) dari DinkopUKM Provinsi Jawa Tengah yang dipimpin oleh Dwi Silo Raharja, A.P, M.Si.
Acara pelatihan menghadirkan pembicara Dwi Niti Wuriasih, S.Pd. dari Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan UKM Kabupaten Banyumas serta Hardiyanto Wibowo, S.E., M.Si. dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMP.
Acara tersebut juga dihadiri Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kerjasama Ir. Aman Suyadi, M.P. serta Kepala Biro Perencanaan dan Pengembangan sekaligus Ketua Tim Inkubator Wira Koperasi UMP Santhy Hawanti, Ph.D.
Baca juga: UMP tawarkan pertukaran dosen hingga "joint research" kepada Ummuba
Dalam kesempatan monev tersebut, Ketua Koperasi Berkah Rindang Kinasih Ambarsari menyampaikan apresiasi dan kepuasan atas program pelatihan dan pendampingan dari UMP.
"Kami sangat puas dengan program dari UMP sampai sejauh ini karena pendampingan yang dilakukan mampu mengenalkan produk batik khas Banyumas ke masyarakat luas," katanya.
Selain itu, kata dia, kegiatan tersebut juga mampu menguatkan kapasitas individu pengurus koperasi guna mengembangkan pengetahuan dan produksi pemasaran hingga ekspor ke luar negeri.
Sementara itu, Pengawas Koperasi Ahli Muda DinkopUKM Provinsi Jawa Tengah Dwi Silo Raharja, A.P., M.Si. memberikan respons positif bahwa UMP sudah sangat baik dalam menjalankan program yang dicanangkan bersama dengan DinkopUKM Jateng.
"Semoga ke depannya UMP bisa terus bermitra dengan Dinas Koperasi UKM Jawa Tengah untuk terus melakukan program-program yang dapat menguatkan ekonomi rakyat melalui koperasi dalam bentuk aktivitas yang serupa seperti ini ataupun berbeda," katanya.
Ketua Tim Inkubator Wira Koperasi UMP Santhy Hawanti, Ph.D. mengatakan UMP siap berkomitmen untuk terus bekerja sama dan berkolaborasi dengan Dinas Koperasi UKM Jawa Tengah serta Dinnakerkop-UKM Kabupaten Banyumas dalam mengembangkan program–program penguatan ekonomi rakyat,
"Apalagi saat ini UMP telah menyatakan diri sebagai Rumah UMKM," katanya.
Baca juga: Shalat Dhuha berjamaah tandai "kick off" penerimaan mahasiswa baru UMP 2023/2024
Baca juga: Go Internasional, mahasiswa UMP bisa kuliah di Prancis
Pendampingan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) koperasi, sekaligus mendorong peningkatan produk dan pemasaran terutama produk batik khas Banyumas.
Program inkubasi wira koperasi tersebut berjalan selama 9 bulan dengan berbagai bentuk pelatihan dan pendampingan mulai dari pelatihan administrasi dan manajemen pengelolaan koperasi sampai teknis produksi dan pemasaran produk batik khas Banyumas.
Dalam kegiatan Pelatihan Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) Koperasi yang menjadi program pendampingan terakhir sekaligus evaluasi dari rangkaian program yang telah dilaksanakan selama 9 bulan. Hadir tim monitoring dan evaluasi (monev) dari DinkopUKM Provinsi Jawa Tengah yang dipimpin oleh Dwi Silo Raharja, A.P, M.Si.
Acara pelatihan menghadirkan pembicara Dwi Niti Wuriasih, S.Pd. dari Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan UKM Kabupaten Banyumas serta Hardiyanto Wibowo, S.E., M.Si. dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMP.
Acara tersebut juga dihadiri Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kerjasama Ir. Aman Suyadi, M.P. serta Kepala Biro Perencanaan dan Pengembangan sekaligus Ketua Tim Inkubator Wira Koperasi UMP Santhy Hawanti, Ph.D.
Baca juga: UMP tawarkan pertukaran dosen hingga "joint research" kepada Ummuba
Dalam kesempatan monev tersebut, Ketua Koperasi Berkah Rindang Kinasih Ambarsari menyampaikan apresiasi dan kepuasan atas program pelatihan dan pendampingan dari UMP.
"Kami sangat puas dengan program dari UMP sampai sejauh ini karena pendampingan yang dilakukan mampu mengenalkan produk batik khas Banyumas ke masyarakat luas," katanya.
Selain itu, kata dia, kegiatan tersebut juga mampu menguatkan kapasitas individu pengurus koperasi guna mengembangkan pengetahuan dan produksi pemasaran hingga ekspor ke luar negeri.
Sementara itu, Pengawas Koperasi Ahli Muda DinkopUKM Provinsi Jawa Tengah Dwi Silo Raharja, A.P., M.Si. memberikan respons positif bahwa UMP sudah sangat baik dalam menjalankan program yang dicanangkan bersama dengan DinkopUKM Jateng.
"Semoga ke depannya UMP bisa terus bermitra dengan Dinas Koperasi UKM Jawa Tengah untuk terus melakukan program-program yang dapat menguatkan ekonomi rakyat melalui koperasi dalam bentuk aktivitas yang serupa seperti ini ataupun berbeda," katanya.
Ketua Tim Inkubator Wira Koperasi UMP Santhy Hawanti, Ph.D. mengatakan UMP siap berkomitmen untuk terus bekerja sama dan berkolaborasi dengan Dinas Koperasi UKM Jawa Tengah serta Dinnakerkop-UKM Kabupaten Banyumas dalam mengembangkan program–program penguatan ekonomi rakyat,
"Apalagi saat ini UMP telah menyatakan diri sebagai Rumah UMKM," katanya.
Baca juga: Shalat Dhuha berjamaah tandai "kick off" penerimaan mahasiswa baru UMP 2023/2024
Baca juga: Go Internasional, mahasiswa UMP bisa kuliah di Prancis
Pewarta : KSM
Editor : Sumarwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mahasiswa KKN-Dik UMS sukses dukung milad ke-25 SMK Muhammadiyah 5 Purwantoro
27 January 2026 13:00 WIB
UMS dipercaya PP Muhammadiyah kembangkan infrastruktur geospasial persyarikatan
27 January 2026 12:52 WIB
Tim Pengabdian UMS serahkan media pembelajaran kit listrik dinamis ke SMP Muhammadiyah 1 Kartasura
26 January 2026 13:07 WIB
Humas UMS dampingi SD Muhammadiyah Palur kelola konten digital perkuat branding sekolah
25 January 2026 18:29 WIB
UMS kembangkan Lab School dan lakukan benchmarking ke SD Muhammadiyah 1 Candi Umsida
23 January 2026 20:14 WIB
UMS dorong inovasi pembelajaran matematika berbasis TIK untuk guru SMK Muhammadiyah Klaten
21 January 2026 13:57 WIB
Diktilitbang PP Muhammadiyah sebut lonjakan guru besar jadi bukti UMS pada mutu pendidikan tinggi
21 January 2026 13:54 WIB
Milad ke-16 HW UMS: Dari refleksi perjuangan menuju kader pemimpin yang berdampak
19 January 2026 14:12 WIB