Ratusan buruh pabrik rokok di Pekalongan terima bansos
Kamis, 27 Oktober 2022 15:56 WIB
Sejumlah buruh pabrik rokok PT Urip Sugiharto sedang mengambil dana bantuan sosial dari Pemerintah Kota Pekalongan, Kamis (27/10/2022). (ANTARA/Kutnadi)
Pekalongan (ANTARA) - Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, menyalurkan dana bantuan sosial pada 486 buruh pabrik rokok PT Urip Sugiharto yang masing-masing menerima Rp600 ribu, Kamis .
Kepala Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos P2KB) Kota Pekalongan Yos Royidi di Pekalongan, Kamis, mengatakan bahwa penyaluran dana bantuan sosial kepada 486 buruh pabrik rokok sebesar Rp600 ribu untuk bulan Agustus dan September 2022.
"Kemudian, untuk dana bansos bulan Oktober-November 2022 akan disalurkan pada November 2022. Jadi mereka masing-masing akan mendapatkan dana bansos sebesar Rp1,2 juta," katanya.
Dikatakan, dana bansos yang dibagikan pada ratusan buruh rokok itu berasal dari anggaran dana bagi hasil cukai dan hasil tembakau (DBHCHT) 2022.
"Akan tetapi, karena Kota Pekalongan tidak memiliki petani tembakau maka anggaran dana bagi hasil cukai dan hasil tembakau 2022, kami salurkan pada buruh maupun karyawan pabrik rokok," katanya.
Yos Rosyidi mengatakan pada penyaluran dana bantuan sosial ini, pihaknya bekerja sama dengan Bank Jateng sehingga para penerima bantuan bisa mengambil uang itu melalui ATM Bank Jateng.
Di Kota Pekalongan, kata dia, ada 759 buruh pabrik rokok namun bansos yang baru tersalurkan sebanyak 486 orang.
"Kami berharap dana bantuan sosial ini dapat sedikit membantu para buruh atau karyawan pabrik rokok di tengah maraknya kenaikan harga. Bantuan ini mudah-mudahan berguna untuk membeli kebutuhan pokok mereka," katanya.
Kepala Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos P2KB) Kota Pekalongan Yos Royidi di Pekalongan, Kamis, mengatakan bahwa penyaluran dana bantuan sosial kepada 486 buruh pabrik rokok sebesar Rp600 ribu untuk bulan Agustus dan September 2022.
"Kemudian, untuk dana bansos bulan Oktober-November 2022 akan disalurkan pada November 2022. Jadi mereka masing-masing akan mendapatkan dana bansos sebesar Rp1,2 juta," katanya.
Dikatakan, dana bansos yang dibagikan pada ratusan buruh rokok itu berasal dari anggaran dana bagi hasil cukai dan hasil tembakau (DBHCHT) 2022.
"Akan tetapi, karena Kota Pekalongan tidak memiliki petani tembakau maka anggaran dana bagi hasil cukai dan hasil tembakau 2022, kami salurkan pada buruh maupun karyawan pabrik rokok," katanya.
Yos Rosyidi mengatakan pada penyaluran dana bantuan sosial ini, pihaknya bekerja sama dengan Bank Jateng sehingga para penerima bantuan bisa mengambil uang itu melalui ATM Bank Jateng.
Di Kota Pekalongan, kata dia, ada 759 buruh pabrik rokok namun bansos yang baru tersalurkan sebanyak 486 orang.
"Kami berharap dana bantuan sosial ini dapat sedikit membantu para buruh atau karyawan pabrik rokok di tengah maraknya kenaikan harga. Bantuan ini mudah-mudahan berguna untuk membeli kebutuhan pokok mereka," katanya.
Pewarta : Kutnadi
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab catat 30 kali terjadi longsor susulan di Bukit Gunung Beser Pekalongan
23 January 2026 17:47 WIB
Pekalongan terdampak banjir, PLN gerak cepat amankan listrik dan salurkan bantuan bagi pengungsi
22 January 2026 13:34 WIB
Pemkot Pekalongan berlakukan penyesuaian sistem belajar karena terdampak banjir
20 January 2026 15:53 WIB
Pemkot Pekalongan gandeng 20 SPPG suplai 300 porsi makanan untuk pengungsi
20 January 2026 11:45 WIB
Jalur rel Pekalongan–Sragi kembali dilalui kereta api dengan kecepatan terbatas
19 January 2026 18:29 WIB