Polres Temanggung bantu paket beras untuk 2.000 warga
Jumat, 9 September 2022 18:28 WIB
Kapolres Temanggung AKBP Agus Puryadi secara simbolis menyerahkan paket beras kepada perwakilan mahasiswa dan selanjutnya akan dibagikan kepada warga terdampak kenaikan harga BBM di Temanggung, Jateng, Jumat (9/9/2022). FOTO ANTARA/Heru Suyitno
Temanggung, Jateng (ANTARA) - Kepolisian Resor Temanggung, Jawa Tengah, melakukan bakti sosial dengan membantu 2.000 paket beras kepada warga terdampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Kapolres Temanggung AKBP Agus Puryadi di Temanggung, Jumat, mengatakan dari 2.000 paket beras tersebut, 1.000 paket dibagikan di polsek-polsek dan yang 1.000 paket lainnya dibagikan di sejumlah titik oleh para mahasiswa.
"Pada pembagian bansos kali ini kami bekerja sama dengan para mahasiswa di tiga lokasi, yakni di pos ojek Kranggan, pos ojek Mudal, dan di Pasar Kliwon," katanya.
Ia menjelaskan pada pembagian bansos ini mengajak para mahasiswa agar mereka juga muncul empati, memiliki nilai-nilai keikhlasan sehingga mereka tahu warga yang butuh bantuan.
"Kali ini kami juga meminta mahasiswa untuk mencatat, kalau masih ada masyarakat yang kiranya membutuhkan bantuan untuk lapor kami dan akan kami usahakan bantuan yang sama," katanya.
Agus menyampaikan batuan ini adalah hasil iuran anggota Polres Temanggung yang dilakukan setiap hari Senin.
"Kami edarkan kotak sedekah dan inilah hasilnya, kami serahkan kepada masyarakat yang dimungkinkan terdampak atas kenaikan harga BBM ini dengan harapan bisa membantu kesulitan mereka," katanya.
Secara bertahap Polres Temanggung menyalurkan bansos berupa paket beras.
"Jangan dilihat nilainya, tetapi ini semua merupakan wujud kepedulian kami kepada masyarakat," demikian Agus Puryadi.
Kapolres Temanggung AKBP Agus Puryadi di Temanggung, Jumat, mengatakan dari 2.000 paket beras tersebut, 1.000 paket dibagikan di polsek-polsek dan yang 1.000 paket lainnya dibagikan di sejumlah titik oleh para mahasiswa.
"Pada pembagian bansos kali ini kami bekerja sama dengan para mahasiswa di tiga lokasi, yakni di pos ojek Kranggan, pos ojek Mudal, dan di Pasar Kliwon," katanya.
Ia menjelaskan pada pembagian bansos ini mengajak para mahasiswa agar mereka juga muncul empati, memiliki nilai-nilai keikhlasan sehingga mereka tahu warga yang butuh bantuan.
"Kali ini kami juga meminta mahasiswa untuk mencatat, kalau masih ada masyarakat yang kiranya membutuhkan bantuan untuk lapor kami dan akan kami usahakan bantuan yang sama," katanya.
Agus menyampaikan batuan ini adalah hasil iuran anggota Polres Temanggung yang dilakukan setiap hari Senin.
"Kami edarkan kotak sedekah dan inilah hasilnya, kami serahkan kepada masyarakat yang dimungkinkan terdampak atas kenaikan harga BBM ini dengan harapan bisa membantu kesulitan mereka," katanya.
Secara bertahap Polres Temanggung menyalurkan bansos berupa paket beras.
"Jangan dilihat nilainya, tetapi ini semua merupakan wujud kepedulian kami kepada masyarakat," demikian Agus Puryadi.
Pewarta : Heru Suyitno
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
"Nyadran Bhumi Phala", bentuk wujud syukur dan komitmen merawat alam Temanggung
02 May 2026 22:55 WIB
Bupati Temanggung: Grasindo jaga Gunung Sindoro, pemuda Kledung tunjukkan kemandirian
30 April 2026 15:03 WIB