Harga BBM naik, Menteri ESDM : Tunggu besok
Selasa, 30 Agustus 2022 16:12 WIB
Menteri ESDM Arifin Tasrif. (ANTARA/HO-Kementerian ESDM)
Badung, Bali (ANTARA) - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif memberi sinyal kemungkinan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) segera naik, saat ditanya apakah ada kemungkinan pengumuman kenaikan harga BBM dilakukan pada 31 Agustus 2022.
"Ya tunggu aja besok," kata Menteri ESDM Arifin Tasrif di Nusa Dua, Badung, Bali, Selasa.
Ia menyebutkan sejauh ini rencana kenaikan harga BBM tersebut masih dimatangkan.
Pemerintah telah menyiapkan bantalan Rp24,17 triliun kepada masyarakat sebagai tambahan bantuan sosial atas rencana pengalihan subsidi BBM.
Dari total bantuan sosial sebesar Rp24,17 triliun itu, masyarakat akan diberikan tiga jenis bantuan berupa bantuan langsung tunai, bantuan subsidi upah, dan alokasi dana transfer umum pemerintah daerah untuk membantu sektor transportasi di daerah masing-masing.
"Ya tunggu aja besok," kata Menteri ESDM Arifin Tasrif di Nusa Dua, Badung, Bali, Selasa.
Ia menyebutkan sejauh ini rencana kenaikan harga BBM tersebut masih dimatangkan.
Pemerintah telah menyiapkan bantalan Rp24,17 triliun kepada masyarakat sebagai tambahan bantuan sosial atas rencana pengalihan subsidi BBM.
Dari total bantuan sosial sebesar Rp24,17 triliun itu, masyarakat akan diberikan tiga jenis bantuan berupa bantuan langsung tunai, bantuan subsidi upah, dan alokasi dana transfer umum pemerintah daerah untuk membantu sektor transportasi di daerah masing-masing.
Pewarta : Agatha Olivia Victoria
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Harga BBM Pertamina, Shell, bp, dan Vivo kompak turun pada Februari, berikut rinciannya
09 February 2026 11:15 WIB
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah bentuk satgas lebih awal
10 December 2025 8:26 WIB
Anggota DPR pertanyakan kinerja Pertamina usai BBM langka di Sumatera Utara
08 December 2025 10:01 WIB
Terpopuler - Makro
Lihat Juga
Wagub : Pertumbuhan ekonomi Jateng tekan pengangguran dan angka kemiskinan
08 February 2026 5:51 WIB
HNSI Jatim ingatkan pengembangan energi pesisir harus cegah de-nelayanisasi
22 January 2026 3:13 WIB