BLT minyak goreng ringankan beban masyarakat
Jumat, 15 April 2022 11:54 WIB
Pengamat kebijakan publik dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Dr. Slamet Rosyadi. ANTARA/Wuryanti Puspitasari.
Purwokerto (ANTARA) - Pengamat kebijakan publik dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Dr. Slamet Rosyadi mengatakan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng akan dapat meringankan beban masyarakat di tengah kenaikan harga komoditas tersebut.
"Program BLT ini tentu saja akan meringankan beban masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan minyak goreng," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat.
Karena itu, menurut pengajar di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsoed itu, program BLT minyak goreng perlu diapresiasi sebagai salah satu bentuk respons cepat dari pemerintah.
"Perlu diapresiasi langkah pemerintah memberikan BLT minyak goreng. Apalagi minyak goreng sudah menjadi komponen penting dalam kebutuhan pokok masyarakat. Bahkan masyarakat sangat tergantung dengan konsumsi minyak goreng untuk proses memasak makanan," katanya.
Program BLT minyak goreng di tengah kenaikan harga, kata dia, dapat berdampak pada peningkatan daya beli masyarakat.
"Diharapkan program ini dapat mempertahankan dan meningkatkan daya beli masyarakat," katanya.
Terkait dengan BLT minyak goreng tersebut, Slamet juga mengingatkan pemerintah agar melakukan pengaturan secara ketat agar penyaluran dapat tepat sasaran.
"Penyaluran BLT minyak goreng ini perlu diatur secara ketat agar tepat sasaran dan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan," katanya.
Selain itu, kata dia, pengaturan juga diperlukan agar tidak terjadi kerumunan saat proses penyaluran mengingat pada saat ini masih terdapat potensi penyebaran COVID-19.
"Karena pada saat ini masih dalam kondisi pandemi maka untuk menekan risiko penyebaran COVID-19 perlu pengaturan yang ketat saat proses penyaluran BLT minyak goreng agar tidak menimbulkan kerumunan yang memungkinkan terjadinya penularan COVID-19," katanya.
Pemerintah akan menyalurkan BLT minyak goreng senilai Rp100.000 per bulan untuk masing-masing keluarga penerima manfaat (KPM). BLT diberikan untuk periode April, Mei, Juni, namun pembayaran dilakukan sekaligus pada April 2022 sebesar Rp300 ribu.
"Program BLT ini tentu saja akan meringankan beban masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan minyak goreng," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat.
Karena itu, menurut pengajar di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsoed itu, program BLT minyak goreng perlu diapresiasi sebagai salah satu bentuk respons cepat dari pemerintah.
"Perlu diapresiasi langkah pemerintah memberikan BLT minyak goreng. Apalagi minyak goreng sudah menjadi komponen penting dalam kebutuhan pokok masyarakat. Bahkan masyarakat sangat tergantung dengan konsumsi minyak goreng untuk proses memasak makanan," katanya.
Program BLT minyak goreng di tengah kenaikan harga, kata dia, dapat berdampak pada peningkatan daya beli masyarakat.
"Diharapkan program ini dapat mempertahankan dan meningkatkan daya beli masyarakat," katanya.
Terkait dengan BLT minyak goreng tersebut, Slamet juga mengingatkan pemerintah agar melakukan pengaturan secara ketat agar penyaluran dapat tepat sasaran.
"Penyaluran BLT minyak goreng ini perlu diatur secara ketat agar tepat sasaran dan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan," katanya.
Selain itu, kata dia, pengaturan juga diperlukan agar tidak terjadi kerumunan saat proses penyaluran mengingat pada saat ini masih terdapat potensi penyebaran COVID-19.
"Karena pada saat ini masih dalam kondisi pandemi maka untuk menekan risiko penyebaran COVID-19 perlu pengaturan yang ketat saat proses penyaluran BLT minyak goreng agar tidak menimbulkan kerumunan yang memungkinkan terjadinya penularan COVID-19," katanya.
Pemerintah akan menyalurkan BLT minyak goreng senilai Rp100.000 per bulan untuk masing-masing keluarga penerima manfaat (KPM). BLT diberikan untuk periode April, Mei, Juni, namun pembayaran dilakukan sekaligus pada April 2022 sebesar Rp300 ribu.
Pewarta : Wuryanti Puspitasari
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bulog pastikan harga pangan di Banyumas stabil selama Ramadhan hingga Idul Fitri
03 March 2026 15:51 WIB
Bulog Banyumas mulai distribusikan minyak goreng Minyakita jelang Ramadhan
29 January 2026 11:51 WIB
Bulog jamin ketersediaan stok beras dan minyak goreng di Banyumas selama Nataru
24 December 2025 18:44 WIB
Jaksa : "Iuran kebersamaan" pegawai Bapenda Kota Semarang ikut biayai lomba Nasi Goreng
22 April 2025 8:35 WIB
Terpopuler - Makro
Lihat Juga
BRI sediakan Rp25 T penuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan dan Idulfitri 2026
13 March 2026 13:26 WIB
Hery Gunardi beberkan strategi perbankan hadapi ketidakpastian ekonomi global
07 March 2026 19:31 WIB
Bupati Temanggung ungkap 20 persen opsen PKB untuk peningkatan infrastruktur
28 February 2026 1:42 WIB
BI Jateng gandeng Dewan Masjid Indonesia, sosialisasikan pembayaran zakat lewat QRIS
26 February 2026 7:42 WIB