Realisasi ekspor Batang tembus 23,664 juta dolar AS
Selasa, 24 Agustus 2021 9:16 WIB
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Batang Subiyanto. ANTARA/Kutnadi
Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mencatat capaian realisasi nilai ekspor selama periode Januari hingga Juni 2021 menembus 23,66 juta dolar AS atau sekitar Rp331,3 miliar.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Batang Subiyanto di Pekalongan, Senin, mengatakan bahwa meski pemerintah melakukan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) tetapi realisasi nilai ekspor terjadi kenaikan.
"Realisasi nilai ekspor semester pertama atau Januari hingga Juni 2020 hanya mencapai sekitar 19 juta dolar AS. Akan tetapi di tengah pandemi, nilai ekspor semester pertama 2021 mampu menembus 23,664 dolar AS," katanya.
Kenaikan nilai ekspor tersebut, kata dia, dipengaruhi adanya kebijakan pemerintah menerapkan kelonggaran kebijakan PPKM dan permintaan produk ekspor ke sejumlah negara juga naik.
Adapun tujuan ekspor antara lain AS, Jepang, Australia, Inggris, Belgia, China, Bahrain, Jerman, Kanada, Belanda, Hong Kong, dan Taiwan.
Subiyanto menyebutkan saat ini sebanyak 11 perusahaan yang telah mengantongi surat izin operasional mobilitas kegiatan industri sebagai bagian syarat melakukan kegiatan ekspor.
"Saat ini ekspor masih lancar. Hanya saja, kegiatan ekspor masih melalui asosiasi sehingga produk tidak langsung bisa diekspor dari perusahaan yang bersangkutan. Adapun produk andalan yang diekspor adalah produk dari kayu," katanya.
Ia mengatakan 11 perusahaan itu meliputi PT Sengon Indah Mas, PT Bahana Bumi Pala Persada, PT Cipta Alam Prima, PT Albasia Batang Sejahtera, PT Sahabat Utama Industri, PT Rima Profil, PT Biwel Mitra Niaga, Helmi Saleh Dans'un, PT Adn Wood Batang, PT Batang Alum Industri, PT Wan Ho Indonesia.
"Kami berharap kondisi pandemi COVID-19 bisa segera berakhir sehingga aktivitas ekspor bisa kembali normal dan mampu meningkatkan nilai ekspor lagi," katanya.
Baca juga: Realisasi investasi di Kab. Cilacap capai Rp732 miliar pada semester l 2021
Baca juga: Realisasi PAD TPI Pekalonggan capai 39,21 persen
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Batang Subiyanto di Pekalongan, Senin, mengatakan bahwa meski pemerintah melakukan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) tetapi realisasi nilai ekspor terjadi kenaikan.
"Realisasi nilai ekspor semester pertama atau Januari hingga Juni 2020 hanya mencapai sekitar 19 juta dolar AS. Akan tetapi di tengah pandemi, nilai ekspor semester pertama 2021 mampu menembus 23,664 dolar AS," katanya.
Kenaikan nilai ekspor tersebut, kata dia, dipengaruhi adanya kebijakan pemerintah menerapkan kelonggaran kebijakan PPKM dan permintaan produk ekspor ke sejumlah negara juga naik.
Adapun tujuan ekspor antara lain AS, Jepang, Australia, Inggris, Belgia, China, Bahrain, Jerman, Kanada, Belanda, Hong Kong, dan Taiwan.
Subiyanto menyebutkan saat ini sebanyak 11 perusahaan yang telah mengantongi surat izin operasional mobilitas kegiatan industri sebagai bagian syarat melakukan kegiatan ekspor.
"Saat ini ekspor masih lancar. Hanya saja, kegiatan ekspor masih melalui asosiasi sehingga produk tidak langsung bisa diekspor dari perusahaan yang bersangkutan. Adapun produk andalan yang diekspor adalah produk dari kayu," katanya.
Ia mengatakan 11 perusahaan itu meliputi PT Sengon Indah Mas, PT Bahana Bumi Pala Persada, PT Cipta Alam Prima, PT Albasia Batang Sejahtera, PT Sahabat Utama Industri, PT Rima Profil, PT Biwel Mitra Niaga, Helmi Saleh Dans'un, PT Adn Wood Batang, PT Batang Alum Industri, PT Wan Ho Indonesia.
"Kami berharap kondisi pandemi COVID-19 bisa segera berakhir sehingga aktivitas ekspor bisa kembali normal dan mampu meningkatkan nilai ekspor lagi," katanya.
Baca juga: Realisasi investasi di Kab. Cilacap capai Rp732 miliar pada semester l 2021
Baca juga: Realisasi PAD TPI Pekalonggan capai 39,21 persen
Pewarta : Kutnadi
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Nilai tukar rupiah melemah, pejabat Fed beri pernyataan hawkish terkait suku bunga
13 January 2026 10:32 WIB
Darul Arqam UMS rangkul PRM Krakitan bahas politik dan kebijakan pendidikan berbasis nilai Muhammadiyah
10 January 2026 12:06 WIB
Pemkab catat nilai transaksi Batang Nusantara Ekspo Rp1,8 miliar selama 5 hari
01 January 2026 18:23 WIB
Banyumas tanamkan nilai antikorupsi sejak dini lewat lomba gambar Hakordia 2025
09 December 2025 21:27 WIB
Pemkot Semarang kedepankan nilai-nilai toleransi guna ciptakan lingkungan harmonis
30 November 2025 15:40 WIB
Terpopuler - Makro
Lihat Juga
HNSI Jatim ingatkan pengembangan energi pesisir harus cegah de-nelayanisasi
22 January 2026 3:13 WIB