Solo Grand Mal sosialisasikan penggunaan "QR Code" Peduli Lindungi
Senin, 23 Agustus 2021 19:35 WIB
Sejumlah pengunjung terlihat antre melakukan uji coba "QR Code" Peduli Lindungi di SGM, Senin (23/8/2021). ANTARA/Aris Wasita
Solo (ANTARA) - Pusat perbelanjaan, Solo Grand Mal (SGM), mulai menyosialisasikan penggunaan "QR Code" Peduli Lindungi kepada pengunjung menyusul pelonggaran yang sudah mulai diberikan oleh pemerintah di sejumlah sektor ekonomi.
"Kami dari SGM mengadakan sosialisasi terkait 'QR Code' sebagai salah satu syarat masuk mal," kata Perwakilan Public Relations SGM Ni Wayan Ratrina di sela sosialisasi di Solo, Senin.
Menurut dia, aplikasi "QR Code" Peduli Lindungi tersebut sudah disiapkan bagi para pengunjung sejak satu minggu lalu, sejak rencana pembukaan mal mulai muncul.
"Aplikasi ini digunakan untuk pengunjung yang masuk mal, yang sebelumnya sudah vaksin. Untuk penggunaannya tetap tunggu mal buka dulu, namun kami sosialisasi dulu agar masyarakat tidak kaget ketika mal sudah beroperasi seperti biasa," katanya.
Ia mengatakan untuk alat "QR Code" sendiri akan ditempatkan di enam pintu masuk SGM.
Baca juga: Uji coba pembukaan mal di Banyumas dilakukan 22 Agustus
Namun, pihaknya belum memperoleh informasi lebih lanjut terkait pembukaan mal. Meski demikian, pihaknya berharap ada pelonggaran mengingat selama ini mal sudah berupaya menerapkan prokes secara ketat mulai dari aturan wajib cuci tangan, cek suhu, hingga wajib pakai masker.
"Untuk operasional kami pakai SE yang berlaku, tetapi saat ini kami sosialisasikan dulu agar masyarakat nggak bingung, nggak kaget. Kalau harapannya segera mungkin ada pelonggaran lagi," katanya.
Ia mengakui sebetulnya sudah mengajukan surat izin operasional termasuk untuk toko nonesensial melalui Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) kepada Satgas Penanganan COVID-19 Kota Surakarta.
"Tetapi belum diperbolehkan katanya karena kasus masih tinggi," katanya.
Baca juga: Solo coba Peduli Lindungi sebagai syarat masuk mal
Baca juga: Pakar: Perlu aplikasi khusus terkait keamanan data kala masuk mal
"Kami dari SGM mengadakan sosialisasi terkait 'QR Code' sebagai salah satu syarat masuk mal," kata Perwakilan Public Relations SGM Ni Wayan Ratrina di sela sosialisasi di Solo, Senin.
Menurut dia, aplikasi "QR Code" Peduli Lindungi tersebut sudah disiapkan bagi para pengunjung sejak satu minggu lalu, sejak rencana pembukaan mal mulai muncul.
"Aplikasi ini digunakan untuk pengunjung yang masuk mal, yang sebelumnya sudah vaksin. Untuk penggunaannya tetap tunggu mal buka dulu, namun kami sosialisasi dulu agar masyarakat tidak kaget ketika mal sudah beroperasi seperti biasa," katanya.
Ia mengatakan untuk alat "QR Code" sendiri akan ditempatkan di enam pintu masuk SGM.
Baca juga: Uji coba pembukaan mal di Banyumas dilakukan 22 Agustus
Namun, pihaknya belum memperoleh informasi lebih lanjut terkait pembukaan mal. Meski demikian, pihaknya berharap ada pelonggaran mengingat selama ini mal sudah berupaya menerapkan prokes secara ketat mulai dari aturan wajib cuci tangan, cek suhu, hingga wajib pakai masker.
"Untuk operasional kami pakai SE yang berlaku, tetapi saat ini kami sosialisasikan dulu agar masyarakat nggak bingung, nggak kaget. Kalau harapannya segera mungkin ada pelonggaran lagi," katanya.
Ia mengakui sebetulnya sudah mengajukan surat izin operasional termasuk untuk toko nonesensial melalui Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) kepada Satgas Penanganan COVID-19 Kota Surakarta.
"Tetapi belum diperbolehkan katanya karena kasus masih tinggi," katanya.
Baca juga: Solo coba Peduli Lindungi sebagai syarat masuk mal
Baca juga: Pakar: Perlu aplikasi khusus terkait keamanan data kala masuk mal
Pewarta : Aris Wasita
Editor : Sumarwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polda Jateng hadirkan Dumas QR Code saluran aduan perilaku polisi secara digital
22 November 2025 5:35 WIB
Helpdesk SPBU dan PCC 135 jadi solusi cepat daftar QR Code Pertalite
31 October 2024 15:02 WIB, 2024
"GreenSquad" kembangkan sumber baca berbasis "Go Green" dan "QR Code"
21 October 2024 12:33 WIB, 2024
Terpopuler - Bisnis
Lihat Juga
Jateng tetapkan pariwisata-ekonomi halal berbasis syariah prioritas pembangunan 2027
06 February 2026 18:43 WIB