Pasien isoman bisa manfaatkan layanan konsultasi daring dengan dokter
Senin, 19 Juli 2021 3:18 WIB
Kominfo gandeng Halodoc hadirkan layanan telemedicine di PeduliLindungi (HO/Halodoc)
Semarang (ANTARA) - Sejumlah dokter yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia berinisiatif memberi layanan konsultasi kesehatan jarak jauh atau telemedicine secara gratis bagi para penderita COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri (isoman).
Salah seorang dokter pemberi layanan telemedicine yang berdomisili di Kota Semarang Noverian Yoshua di Semarang, Minggu, mengatakan para dokter ini menggunakan saluran media sosial mulai dari Whatsapp, Telegram, serta Instagram dalam memberi konsultasi kesehatan.
"Ini merupakan salah satu bantuan bagi masyarakat yang tidak menjalani perawatan di fasilitas kesehatan yang tersedia dan menjalani isolasi mandiri," katanya.
Baca juga: Ganjar minta warga isoman melapor ke RT/RW
Baca juga: Surakarta tingkatkan pengawasan terhadap pasien jalani isoman
Menurut dia, terdapat sejumlah ketentuan dalam layanan konsultasi secara daring ini, seperti pasien dapat menghubungi melalui nomor Whatsapp atau akun Instagram yang tersedia sesuai dengan waktu konsultasi yang telah ditentukan
"Kami tidak melayani konsultasi melalui telepon atau panggilan video, kecuali dokter meminta.
"Kami tidak menuliskan resep dan tidak memberikan atau mengirimkan obat ke pasien," kata lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro ini.
Ia menambahkan jika dari hasil konsultasi yang dilakukan ternyata kondisi pasien mengkhawatirkan, disarankan segera ke rumah sakit.
"Jadi kami ini semacam tempat 'curhat' untuk para pasien yang sedang isoman," katanya.
Informasi kontak para dokter yang menyediakan layanan konsultasi daring gratis tersebut, kata dia, untuk sementara baru disebarkan dari mulut ke mulut serta diunggah di sejumlah akun Instagram yang menyediakan informasi tentang perkembangan penanganan COVID-19Baca juga: Pembagian obat gratis bagi pasien isoman harus tepat sasaran
Salah seorang dokter pemberi layanan telemedicine yang berdomisili di Kota Semarang Noverian Yoshua di Semarang, Minggu, mengatakan para dokter ini menggunakan saluran media sosial mulai dari Whatsapp, Telegram, serta Instagram dalam memberi konsultasi kesehatan.
"Ini merupakan salah satu bantuan bagi masyarakat yang tidak menjalani perawatan di fasilitas kesehatan yang tersedia dan menjalani isolasi mandiri," katanya.
Baca juga: Ganjar minta warga isoman melapor ke RT/RW
Baca juga: Surakarta tingkatkan pengawasan terhadap pasien jalani isoman
Menurut dia, terdapat sejumlah ketentuan dalam layanan konsultasi secara daring ini, seperti pasien dapat menghubungi melalui nomor Whatsapp atau akun Instagram yang tersedia sesuai dengan waktu konsultasi yang telah ditentukan
"Kami tidak melayani konsultasi melalui telepon atau panggilan video, kecuali dokter meminta.
"Kami tidak menuliskan resep dan tidak memberikan atau mengirimkan obat ke pasien," kata lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro ini.
Ia menambahkan jika dari hasil konsultasi yang dilakukan ternyata kondisi pasien mengkhawatirkan, disarankan segera ke rumah sakit.
"Jadi kami ini semacam tempat 'curhat' untuk para pasien yang sedang isoman," katanya.
Informasi kontak para dokter yang menyediakan layanan konsultasi daring gratis tersebut, kata dia, untuk sementara baru disebarkan dari mulut ke mulut serta diunggah di sejumlah akun Instagram yang menyediakan informasi tentang perkembangan penanganan COVID-19Baca juga: Pembagian obat gratis bagi pasien isoman harus tepat sasaran
Pewarta : Immanuel Citra Senjaya
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
IDI sebut pandemi kikis persaingan layanan medis digital dan konvensional
22 October 2021 19:00 WIB, 2021
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
RSGM Soelastri edukasi soal penanganan pasien lewat seminar Painless Dentistry
21 January 2026 22:19 WIB
Diabetes melitus dominasi penyakit peserta skrining kesehatan di BPJS Semarang
15 January 2026 19:43 WIB