Pemkot Semarang siapkan Rp50 miliar beli vaksin mandiri
Sabtu, 9 Januari 2021 12:22 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. ANTARA/ I.C.Senjaya
Semarang (ANTARA) - Pemerintah Kota Semarang mencadangkan anggaran sekitar Rp50 miliar yang bisa digunakan untuk membeli vaksin COVID-19 jika dimungkinkan secara mandiri.
"Belum tahu kalau beli mandiri bisa atau tidak? Tetapi kami sudah siapkan dana cadangan Rp50 miliar yang bisa difungaikan untuk pembelian vaksin secara mandiri," kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi di Semarang, Jumat
Menurut dia, Kota Semarang memperoleh alokasi 5.450 dosis vaksin pada tahap pertama.
Vaksinasi tahap pertama, kata dia, akan dilakukan terhadap para tenaga kesehatan di Ibu Kota Jawa Tengah ini.
Adapun total tenaga kesehatan di Kota Semarang berdasarkan data Sistem Aplikasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SISDMK) mencapai 15.488 orang.
Setelah tenaga kesehatan, lanjut dia, vaksinasi rencananya akan dilakukan terhadap petugas di pos-pos pelayanan publik.
Sementara itu, wali kota yang akrab disapa Hendi ini menyatakan siap untuk menjadi orang pertama di Kota Semarang jika akan divaksin COVID-19.
"Prinsipnya, kalau seorang wali kota harus divaksin yang pertama, kami siap. Dan kalau harus yang lain dulu, kami juga siap," katanya.
"Belum tahu kalau beli mandiri bisa atau tidak? Tetapi kami sudah siapkan dana cadangan Rp50 miliar yang bisa difungaikan untuk pembelian vaksin secara mandiri," kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi di Semarang, Jumat
Menurut dia, Kota Semarang memperoleh alokasi 5.450 dosis vaksin pada tahap pertama.
Vaksinasi tahap pertama, kata dia, akan dilakukan terhadap para tenaga kesehatan di Ibu Kota Jawa Tengah ini.
Adapun total tenaga kesehatan di Kota Semarang berdasarkan data Sistem Aplikasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SISDMK) mencapai 15.488 orang.
Setelah tenaga kesehatan, lanjut dia, vaksinasi rencananya akan dilakukan terhadap petugas di pos-pos pelayanan publik.
Sementara itu, wali kota yang akrab disapa Hendi ini menyatakan siap untuk menjadi orang pertama di Kota Semarang jika akan divaksin COVID-19.
"Prinsipnya, kalau seorang wali kota harus divaksin yang pertama, kami siap. Dan kalau harus yang lain dulu, kami juga siap," katanya.
Pewarta : Immanuel Citra Senjaya
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
FKG UMS perkenalkan aplikasi "GigiMu" sebagai inovasi edukasi kesehatan gigi anak
04 May 2026 8:11 WIB