Bandara Adi Soemarmo mulai layani tes cepat penumpang
Senin, 10 Agustus 2020 20:23 WIB
Bandara Adi Soemarmo Surakarta. ANTARA/Aris Wasita
Solo (ANTARA) - Bandara Adi Soemarmo Surakarta mulai efektif dalam melayani tes cepat calon penumpang pesawat tepatnya sejak pertengahan bulan Juni 2020.
"Dari data yang kami terima sejak tanggal 15 Juni-31 Juli 2020 sebanyak 1.454 yang melakukan 'rapid test' (tes cepat) di Bandara Adi Soemarmo," kata General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo Yani Ajat Hermawan di Solo, Senin.
Ia mengatakan untuk biaya yang dikeluarkan juga lebih murah, yaitu Rp150.000/orang. Pada pelayanan tersebut, pihaknya bekerjasama dengan Rumah Sakit Hermina Solo.
Baca juga: KAI sediakan layanan tes cepat untuk penumpang
"Ini tentu makin memberikan kemudahan kepada penumpang dan masyarakat untuk memilih melakukan 'rapid test' di bandara," katanya.
Meski fasilitas tersebut juga dimanfaatkan masyarakat umum, dikatakannya, mayoritas merupakan calon penumpang baik yang akan berangkat maupun yang datang melalui Bandara Adi Soemarmo.
"Hasil tes ini berlaku selama 14 hari sehingga penumpang lebih leluasa dalam menentukan kapan akan melakukan tes," katanya.
Selain menyediakan tes cepat, sebelumnya bandara tersebut juga mengubah jam operasional dari pukul 08.00-16.00 WIB menjadi 07.00-18.00 WIB seiring dengan peningkatan jumlah penumpang pesawat terbang.
Baca juga: Dua penumpang positif COVID-19 lolos pemeriksaan ketika terbang ke Jayawijaya
"Perubahan jam operasional ini dilakukan mulai tanggal 1 Agustus sampai dengan tanggal 31 Agustus 2020," katanya.
Ia mengatakan saat ini jumlah penumpang mengalami kenaikan sekitar 50-100 orang/penerbangan. Sebelumnya, dikatakannya, selama pandemi dalam satu hari jumlah penumpang pesawat terbang melalui bandara tersebut hanya sekitar 50 orang/hari.
"Oleh karena itu, kami menindaklanjuti kenaikan jumlah penumpang ini dengan mengubah jam operasional," katanya.
"Dari data yang kami terima sejak tanggal 15 Juni-31 Juli 2020 sebanyak 1.454 yang melakukan 'rapid test' (tes cepat) di Bandara Adi Soemarmo," kata General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo Yani Ajat Hermawan di Solo, Senin.
Ia mengatakan untuk biaya yang dikeluarkan juga lebih murah, yaitu Rp150.000/orang. Pada pelayanan tersebut, pihaknya bekerjasama dengan Rumah Sakit Hermina Solo.
Baca juga: KAI sediakan layanan tes cepat untuk penumpang
"Ini tentu makin memberikan kemudahan kepada penumpang dan masyarakat untuk memilih melakukan 'rapid test' di bandara," katanya.
Meski fasilitas tersebut juga dimanfaatkan masyarakat umum, dikatakannya, mayoritas merupakan calon penumpang baik yang akan berangkat maupun yang datang melalui Bandara Adi Soemarmo.
"Hasil tes ini berlaku selama 14 hari sehingga penumpang lebih leluasa dalam menentukan kapan akan melakukan tes," katanya.
Selain menyediakan tes cepat, sebelumnya bandara tersebut juga mengubah jam operasional dari pukul 08.00-16.00 WIB menjadi 07.00-18.00 WIB seiring dengan peningkatan jumlah penumpang pesawat terbang.
Baca juga: Dua penumpang positif COVID-19 lolos pemeriksaan ketika terbang ke Jayawijaya
"Perubahan jam operasional ini dilakukan mulai tanggal 1 Agustus sampai dengan tanggal 31 Agustus 2020," katanya.
Ia mengatakan saat ini jumlah penumpang mengalami kenaikan sekitar 50-100 orang/penerbangan. Sebelumnya, dikatakannya, selama pandemi dalam satu hari jumlah penumpang pesawat terbang melalui bandara tersebut hanya sekitar 50 orang/hari.
"Oleh karena itu, kami menindaklanjuti kenaikan jumlah penumpang ini dengan mengubah jam operasional," katanya.
Pewarta : Aris Wasita
Editor : Nur Istibsaroh
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Rute penerbangan dari bandara di Jateng kian banyak, jadi daya tarik investasi dan pariwisata
20 December 2025 14:11 WIB
Bandara Adi Soemarmo perkirakan kenaikan jumlah penumpang 4 persen pada akhir tahun
17 December 2025 21:16 WIB
Terpopuler - Makro
Lihat Juga
BRI sediakan Rp25 T penuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan dan Idulfitri 2026
13 March 2026 13:26 WIB
Hery Gunardi beberkan strategi perbankan hadapi ketidakpastian ekonomi global
07 March 2026 19:31 WIB