Siswa TK, SD, dan SMP di Semarang dapat bantuan kuota internet
Jumat, 7 Agustus 2020 18:51 WIB
Siswa Ibtidaiyah mengikuti kegiatan belajar mengajar di lapangan futsal Sekolah Satu Atap Ibnu Aqil Ibnu Sina (IAIS) di Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (5/8/2020). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/hp.
Semarang (ANTARA) - Pemerintah Kota Semarang mengizinkan pemberian bantuan kuota internet gratis bagi siswa TK, SD, dan SMP yang harus menjalani pembelajaran jarak jauh selama pandemi COVID-19 tanpa membedakan murid dari keluarga kaya atau miskin.
"Kuota intenet gratis untuk siswa sekolah negeri maupun swasta," kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi di Semarang, Jawa Tengah, Jumat.
Menurut dia, proses pembelajaran jarak jauh memaksa para siswa menggunakan kuota internet yang lebih besar dari biasanya.
Pemberian bantuan bagi siswa TK, SD, dan SMP tersebut, kata dia, sesuai dengan kewenangan pemerintah kota.
Ia menjelaskan para siswa yang akan memperoleh kuota internet gratis itu tidak perlu mengajukan permohonan.
Menurut dia, bantuan kuota internet akan otomatis didapat seluruh siswa, baik yang miskin maupun kaya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Semarang Hari Waluyo menjelaskan kuota internet gratis ini akan diambilkan dari dana BOS.
Selain siswa, kata dia, guru juga akan memperoleh bantuan kuota internet gratis.
"Dana BOS yang dihibahkan kepada sekolah ini selanjutnya bisa dibelanjakan untuk pembelian kuota internet bagi para siswa," katanya.
Baca juga: Pemkab Kudus didorong sediakan wifi gratis untuk siswa
Baca juga: Warga Kudus sediakan wifi gratis untuk siswa sekolah daring
"Kuota intenet gratis untuk siswa sekolah negeri maupun swasta," kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi di Semarang, Jawa Tengah, Jumat.
Menurut dia, proses pembelajaran jarak jauh memaksa para siswa menggunakan kuota internet yang lebih besar dari biasanya.
Pemberian bantuan bagi siswa TK, SD, dan SMP tersebut, kata dia, sesuai dengan kewenangan pemerintah kota.
Ia menjelaskan para siswa yang akan memperoleh kuota internet gratis itu tidak perlu mengajukan permohonan.
Menurut dia, bantuan kuota internet akan otomatis didapat seluruh siswa, baik yang miskin maupun kaya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Semarang Hari Waluyo menjelaskan kuota internet gratis ini akan diambilkan dari dana BOS.
Selain siswa, kata dia, guru juga akan memperoleh bantuan kuota internet gratis.
"Dana BOS yang dihibahkan kepada sekolah ini selanjutnya bisa dibelanjakan untuk pembelian kuota internet bagi para siswa," katanya.
Baca juga: Pemkab Kudus didorong sediakan wifi gratis untuk siswa
Baca juga: Warga Kudus sediakan wifi gratis untuk siswa sekolah daring
Pewarta : Immanuel Citra Senjaya
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPK geledah rumah Wali Kota Madiun nonaktif Maidi dan Rochim di Madiun, sita dokumen dan uang
22 January 2026 10:04 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
UMS dorong inovasi pembelajaran matematika berbasis TIK untuk guru SMK Muhammadiyah Klaten
21 January 2026 13:57 WIB
Milad ke-16 HW UMS: Dari refleksi perjuangan menuju kader pemimpin yang berdampak
19 January 2026 14:12 WIB