"Ini yang harus kita pahami, masih ada kemungkinan belum terdeteksi kasus konfirmasi positif tanpa gejala. Oleh karena itu penelusuran kontak dekat dengan kasus konfirmasi positif menjadi sesuatu yang penting," kata Yurianto dalam konferensi pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB yang dipantau di Jakarta pada Sabtu.
Baca juga: 40.345 pasien sembuh dari 81.668 positif COVID-19
Data yang dikumpulkan sejak Jumat (17/7) pukul 12.00 WIB sampai Sabtu siang ini menunjukkan terdapat penambahan 1.752 kasus baru menjadikan terdapat akumulasi 84.882 orang positif COVID-19.
Pasien meninggal bertambah 59 membuat total yang berpulang akibat penyakit itu menjadi 4.016 orang.
Sementara itu dia mengatakan bahwa sampai Sabtu ini pemerintah masih melakukan pemantauan terhadap kasus suspek 37.593 orang.
Baca juga: Jubir: Positif COVID-19 bertambah 1.522, sembuh bertambah 1.414
Hasil tersebut didapat setelah otoritas Sabtu ini memeriksa 25.552 spesimen, membuat total spesimen yang sudah diperiksa di berbagai laboratorium di seluruh Indonesia adalah 1.201.014 spesimen.
Dia juga menegaskan seluruh provinsi di Indonesia sudah mencatat kasus positif penyakit yang menyerang sistem pernapasan itu, dengan rincian 464 kabupaten/kota terdampak COVID-19.
Baca juga: Pasien sembuh dari COVID-19 bertambah 947 jadi 37.636
Penambahan terbesar Sabtu ini, kata Yurianto, berasal dari DKI Jakarta dengan 346 kasus baru dan 124 sembuh, Jawa Tengah 266 kasus baru dan 235 sembuh, Jawa Timur 204 kasus baru dan 555 sembuh, Sulawesi Selatan 168 kasus baru dan 81 sembuh, Sumatera Utara 147 kasus baru dan 39 sembuh serta Kalimantan Selatan 107 kasus baru dan 88 sembuh.
Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 menunjukkan hari ini terdapat 17 provinsi melaporkan kasus di bawah sepuluh dan lima nihil kasus baru.
Provinsi dengan penambahan kasus nol adalah Aceh, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara dan Sulawesi Tengah.
Baca juga: 1.282 penambahan positif COVID-19, 1.051 sembuh
Pasien sembuh COVID-19 di Indonesia 43.268 orang, dan 84.882 kasus positif
Sabtu, 18 Juli 2020 16:29 WIB
Tangkapan layar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta pada Sabtu (18/7/2020) (ANTARA/Prisca Triferna)
Jakarta (ANTARA) - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan terjadi penambahan 1.434 pasien sembuh menjadikan 43.268 orang dinyatakan sembuh dari 84.882 total kasus positif, menurut data sampai dengan Sabtu pukul 12.00 WIB.
Pewarta : Prisca Triferna Violleta
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Update COVID-19 di Indonesia: 46.977 pasien sembuh, dan 88.214 kasus positif
20 July 2020 16:40 WIB, 2020
Update COVID-19 di Indonesia: 45.401 pasien sembuh, dan 86.521 kasus positif
19 July 2020 16:10 WIB, 2020
Update COVID-19 di Indonesia: 39.050 pasien sembuh, 80.094 kasus positif
15 July 2020 16:36 WIB, 2020
Update COVID-19 di Indonesia: 36.686 sembuh, 3.656 meninggal, dan 76.981 positif
13 July 2020 16:54 WIB, 2020
Update COVID-19 di Indonesia: 34.719 pasien sembuh, 74.018 kasus positif
11 July 2020 17:17 WIB, 2020
Update COVID-19 di Indonesia: 70.736 kasus positif, 32.651 pasien sembuh
09 July 2020 17:27 WIB, 2020
Update COVID-19 di Indonesia: 31.585 pasien sembuh, 68.079 kasus positif
08 July 2020 16:27 WIB, 2020
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
Pemkot Semarang imbau warga tak panik soal penonaktifan puluhan ribu peserta PBI
06 February 2026 20:58 WIB
UMS kembangkan sistem pengelolaan limbah plastik medis di RS PKU Karanganyar
03 February 2026 16:53 WIB
RSUD Loekmono Hadi Kudus bebaskan biaya perawatan siswa keracunan naik kelas ke VIP
03 February 2026 13:11 WIB
Penyakit jantung dan kanker masih jadi penyebab kematian tertinggi, gaya hidup disebut faktor utama
02 February 2026 16:03 WIB
Dinkes: Mayoritas siswa SMAN 2 Kudus yang rawat inap sudah sembuh dan diperbolehkan pulang
02 February 2026 9:35 WIB