Polres Wonosobo membentuk 2 Kampung Siaga COVID-19
Senin, 13 April 2020 18:43 WIB
Kapolres Wonosobo AKBP Fannky Ani Sugiharto menyerahkan bantuan alat semprot di Kampung Siaga COVID-19 di Singkir, Kelurahan Jaraksari, Kabupaten Wonosobo. ANTARA/HO-Polres Wonosobo
Wonosobo (ANTARA) - Kepolisian Resor Wonosobo, Jawa Tengah, membentuk dua Kampung Siaga COVID-19 dalam penanggulangan pandemi virus corona baru (COVID-19).
Kapolres Wonosobo AKBP Fannky Ani Sugiharto di Wonosobo, Senin, menyebutkan kampung siaga tersebut berada di Kampung Singkir, Kelurahan Jaraksari, dan Kampung Losari, Kelurahan Wonorejo.
Kedua kampung tersebut mendapat bantuan berupa alat perlengkapan pencegahan COVID-19, antara lain alat semprot elektrik, masker kain, cairan antiseptik, wastafel portabel, sabun cuci tangan, dan tisu.
"Kami berharap barang-barang tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat," katanya.
Dia mengatakan pencegahan penularan COVID-19 harus dilakukan bersama-sama oleh semua pihak.
Baca juga: Kudus miliki kampung siaga antisipasi COVID-19
Ia mengapresiasi langkah antisipasi yang sudah dilakukan masyarakat.
"Saya berharap masyarakat bisa ikut serta mencegah penyebaran virus ini dengan melakukan 'physical distancing', meskipun jaga jarak namun tidak berarti putus tali silaturahmi," katanya.
Ia menegaskan COVID-19 bukanlah aib sehingga pasien COVID-19 yang sedang menjalani pemulihan maupun pasien COVID-19 yang sudah meninggal wajib diterima di lingkungan.
“Jangan sampai ada penolakan jenazah maupun pasien COVID-19. Pasien COVID-19 itu bukan aib dan justru harus kita dukung kesembuhannya dan bantu pemakaman dengan layak," katanya.
Ia berharap, kampung-kampung lain dapat ikut meneladani langkah pencegahan Kampung Siaga COVID-19.
"Ke depan akan dibentuk Kampung Siaga COVID-19 di daerah lain untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan penyebaran virus tersebut," katanya.
Baca juga: Polresta Banyumas membentuk Kampung Siaga COVID-19
Kapolres Wonosobo AKBP Fannky Ani Sugiharto di Wonosobo, Senin, menyebutkan kampung siaga tersebut berada di Kampung Singkir, Kelurahan Jaraksari, dan Kampung Losari, Kelurahan Wonorejo.
Kedua kampung tersebut mendapat bantuan berupa alat perlengkapan pencegahan COVID-19, antara lain alat semprot elektrik, masker kain, cairan antiseptik, wastafel portabel, sabun cuci tangan, dan tisu.
"Kami berharap barang-barang tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat," katanya.
Dia mengatakan pencegahan penularan COVID-19 harus dilakukan bersama-sama oleh semua pihak.
Baca juga: Kudus miliki kampung siaga antisipasi COVID-19
Ia mengapresiasi langkah antisipasi yang sudah dilakukan masyarakat.
"Saya berharap masyarakat bisa ikut serta mencegah penyebaran virus ini dengan melakukan 'physical distancing', meskipun jaga jarak namun tidak berarti putus tali silaturahmi," katanya.
Ia menegaskan COVID-19 bukanlah aib sehingga pasien COVID-19 yang sedang menjalani pemulihan maupun pasien COVID-19 yang sudah meninggal wajib diterima di lingkungan.
“Jangan sampai ada penolakan jenazah maupun pasien COVID-19. Pasien COVID-19 itu bukan aib dan justru harus kita dukung kesembuhannya dan bantu pemakaman dengan layak," katanya.
Ia berharap, kampung-kampung lain dapat ikut meneladani langkah pencegahan Kampung Siaga COVID-19.
"Ke depan akan dibentuk Kampung Siaga COVID-19 di daerah lain untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan penyebaran virus tersebut," katanya.
Baca juga: Polresta Banyumas membentuk Kampung Siaga COVID-19
Pewarta : Heru Suyitno
Editor : M Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Antisipasi arus balik Polres Wonosobo intensifkan KRYD usai Operasi Ketupat Candi
26 March 2026 14:33 WIB
Terpopuler - Hukum dan Kriminal
Lihat Juga
KPPU jatuhkan sanksi denda Rp755 miliar terhadap 97 perusahaan pinjaman daring
27 March 2026 5:54 WIB
Polres Grobogan selidiki peristiwa ledakan petasan akibatkan satu korban luka
22 March 2026 5:44 WIB
Polresta Banyumas selesaikan secara damai keributan viral di Simpang Situmpur
20 March 2026 16:16 WIB