Jelang Pilwalkot Surakarta, PDIP usung Purnomo-Teguh
Senin, 16 September 2019 21:39 WIB
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Surakarta yang juga Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo saat memberikan keterangan kepada wartawan (Foto: Aris Wasita)
Solo (ANTARA) - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sepakat mengusung nama Achmad Purnomo-Teguh Prakoso pada Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Surakarta pada 2020.
"Ini berdasarkan hasil penjaringan tertutup sesuai dengan aturan partai Nomor 24 Tahun 2017," kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Surakarta FX Hadi Rudyatmo di Solo, Senin.
Baca juga: Gibran dan Kaesang masuk survei bursa Pemilihan Wali Kota Surakarta
Sebagaimana diketahui, saat ini Achmad Purnomo menjabat sebagai Wakil Wali Kota Surakarta mendampingi Rudi yang sudah menjabat sebagai Wali Kota Surakarta selama dua periode. Sedangkan Teguh Prakoso merupakan Ketua DPRD Surakarta pada periode 2014-2019.
Ia mengatakan, kedua nama tersebut muncul setelah mendapat dukungan dari lima pimpinan anak cabang (PAC) Solo, yaitu Laweyan, Serengan, Pasar Kliwon, Jebres, dan Banjarsari.
Baca juga: Polres mengajukan anggaran pengamanan Pilwalkot Surakarta Rp4,5 miliar
"Dalam hal ini DPC yang memperoleh suara lebih dari 25 persen bisa melakukan penjaringan secara tertutup karena Solo memperoleh 62 persen suara," katanya.
Ia mengatakan, dari lima PAC, empat di antaranya sudah menyatakan sikap sejak beberapa hari lalu, yaitu PAC Laweyan, Serengan, Pasar Kliwon, dan Banjarsari. "Sedangkan terakhir yang menyatakan sikap dari PAC Jebres, baru tadi malam."
Sementara itu, dikatakannya, baik Purnomo maupun Teguh segera diminta untuk melengkapi berkas dan formulir untuk kemudian diajukan ke DPD dan DPP PDIP.
Baca juga: Pilwalkot Surakarta, Purnomo Dilirik Sejumlah Parpol
"Ini berdasarkan hasil penjaringan tertutup sesuai dengan aturan partai Nomor 24 Tahun 2017," kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Surakarta FX Hadi Rudyatmo di Solo, Senin.
Baca juga: Gibran dan Kaesang masuk survei bursa Pemilihan Wali Kota Surakarta
Sebagaimana diketahui, saat ini Achmad Purnomo menjabat sebagai Wakil Wali Kota Surakarta mendampingi Rudi yang sudah menjabat sebagai Wali Kota Surakarta selama dua periode. Sedangkan Teguh Prakoso merupakan Ketua DPRD Surakarta pada periode 2014-2019.
Ia mengatakan, kedua nama tersebut muncul setelah mendapat dukungan dari lima pimpinan anak cabang (PAC) Solo, yaitu Laweyan, Serengan, Pasar Kliwon, Jebres, dan Banjarsari.
Baca juga: Polres mengajukan anggaran pengamanan Pilwalkot Surakarta Rp4,5 miliar
"Dalam hal ini DPC yang memperoleh suara lebih dari 25 persen bisa melakukan penjaringan secara tertutup karena Solo memperoleh 62 persen suara," katanya.
Ia mengatakan, dari lima PAC, empat di antaranya sudah menyatakan sikap sejak beberapa hari lalu, yaitu PAC Laweyan, Serengan, Pasar Kliwon, dan Banjarsari. "Sedangkan terakhir yang menyatakan sikap dari PAC Jebres, baru tadi malam."
Sementara itu, dikatakannya, baik Purnomo maupun Teguh segera diminta untuk melengkapi berkas dan formulir untuk kemudian diajukan ke DPD dan DPP PDIP.
Baca juga: Pilwalkot Surakarta, Purnomo Dilirik Sejumlah Parpol
Pewarta : Aris Wasita
Editor : Sumarwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Politik dan Hankam
Lihat Juga
Uji materi UU Kesehatan, pemohon berharap MK jaga sistem pendidikan nasional
07 February 2026 9:31 WIB
Kemenkum Jateng koordinasi dengan MPD Kabupaten Magelang bahas protokol notaris
05 February 2026 12:01 WIB
Inilah strategi Gubernur Ahmad Luthfi sukseskan program prioritas Presiden
03 February 2026 8:09 WIB
Jokowi bocorkan topik pembicaraan dengan Presiden Prabowo beberapa waktu lalu
30 January 2026 14:56 WIB