DPRD dukung pengembangan wisata religi di Pekalongan
Selasa, 30 Juli 2019 6:05 WIB
Salah satu tempat wisata religi Makam Siti Ambariyah di Kabupaten Pekalongan. (Foto: Kutnadi)
Pekalongan (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pekalongan siap mendukung pengembangan potensi wisata religi yang dilakukan oleh pemerintah daerah setempat.
Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Hindun di Pekalongan, Senin, mengatakan bahwa daerah ini memiliki sejumlah tempat wisata religi yang jika dikembangkan akan meningkatkan perekonomian warga.
Baca juga: DPR Optimistis Wisata Sejarah-Religi Jateng Berkembang
Selain merupakan bagian dari bukti sejarah, tempat wisata religi juga bisa berpotensi mendatangkan banyak pengunjung, baik lokal maupun luar daerah.
Saat ini banyak situs bersejarah atau tanda-tanda bukti sejarah seperti makam sesepuh Kabupaten Pekalongan yang belum banyak dikenal oleh masyarakat luar daerah.
"Oleh karena tempat wisata religi ini harus kita kembangkan. Ini berpotensi (makam sesepuh Kabupaten Pekalongan) untuk dikembangkan menjadi wisata religi,” katanya.
Baca juga: Jateng komitmen kembangkan potensi wisata religi
DPRD akan mendorong pemkab guna mengembangkan potensi yang ada di daerah ini, terutama pengembangan wisata religi.
Pengembangan wisata religi ini, selain sebagai bentuk pelestarian bukti sejarah, juga bisa menjadi sarana penggerak roda ekonomi masyarakat.
Makam atau bukti tanda sejarah yang bisa berpotensi dikembangkan menjadi wisata religi, antara lain, Makam Adam, Makam Siti Ambariyah, dan Ki Ageng Cempaluk.
Baca juga: Wisata Religi Diharapkan Tingkatkan Kunjungan Wisman
Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Hindun di Pekalongan, Senin, mengatakan bahwa daerah ini memiliki sejumlah tempat wisata religi yang jika dikembangkan akan meningkatkan perekonomian warga.
Baca juga: DPR Optimistis Wisata Sejarah-Religi Jateng Berkembang
Selain merupakan bagian dari bukti sejarah, tempat wisata religi juga bisa berpotensi mendatangkan banyak pengunjung, baik lokal maupun luar daerah.
Saat ini banyak situs bersejarah atau tanda-tanda bukti sejarah seperti makam sesepuh Kabupaten Pekalongan yang belum banyak dikenal oleh masyarakat luar daerah.
"Oleh karena tempat wisata religi ini harus kita kembangkan. Ini berpotensi (makam sesepuh Kabupaten Pekalongan) untuk dikembangkan menjadi wisata religi,” katanya.
Baca juga: Jateng komitmen kembangkan potensi wisata religi
DPRD akan mendorong pemkab guna mengembangkan potensi yang ada di daerah ini, terutama pengembangan wisata religi.
Pengembangan wisata religi ini, selain sebagai bentuk pelestarian bukti sejarah, juga bisa menjadi sarana penggerak roda ekonomi masyarakat.
Makam atau bukti tanda sejarah yang bisa berpotensi dikembangkan menjadi wisata religi, antara lain, Makam Adam, Makam Siti Ambariyah, dan Ki Ageng Cempaluk.
Baca juga: Wisata Religi Diharapkan Tingkatkan Kunjungan Wisman
Pewarta : Kutnadi
Editor : Kliwon
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Operasional dapur umum Pemkot Pekalongan disesuaikan status kedaruratan bencana
10 February 2026 10:14 WIB
Pemprov Jateng pastikan kelayakan fasilitas di posko pengungsi bagi korban banjir
30 January 2026 9:05 WIB
Pemkot Pekalongan bersama empat daerah sepakat kelola sampah dengan investor China
29 January 2026 16:39 WIB