Rektor UNS minta prodi beri kemudahan pelayanan mahasiswa
Rabu, 29 Mei 2019 20:07 WIB
Rektor UNS Jamal Wiwoho saat melantik kaprodi (Foto: dok. UNS)
Solo (ANTARA) - Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Jamal Wiwoho minta setiap pengelola program studi (prodi) memberi kemudahan pelayanan birokrasi, khususnya kepada mahasiswa.
"Saya berharap kepada para ketua prodi (kaprodi) agar tidak mempersulit penyelenggaraan akademik kepada mahasiswa dan saya ingin proses itu dipercepat," katanya pada pelantikan sebanyak 178 Kepala Program Studi untuk masa jabatan 2019-2023 di Gedung GPH Haryo Mataram UNS, Rabu.
Selain itu, ia juga meminta kepada Kaprodi yang baru agar program studi yang sampai saat ini belum terakreditasi A dapat segera meningkat akreditasinya.
"Ini tidak hanya untuk Kaprodi tetapi juga harus ada partisipasi dari dekan untuk mengawasi proses akreditasi program studi," katanya.
Ia mengatakan dekan di masing-masing fakultas juga bertanggung jawab untuk mengevaluasi kinerja Kaprodi apabila pada saat akreditasi program studi tersebut belum terakreditasi A.
Sebagaimana diketahui, perbaikan akreditasi merupakan salah satu konsep dari lima pilar yang diusung Jamal dalam memimpin UNS.
"Konsep ini merupakan akselerasi dan reorientasi pembelajaran yang berbasis revolusi industri 4.0," katanya.
Menurut dia, dalam menghadapi masa transisi menuju revolusi industri 4.0, masing-masing program studi di UNS harus menyelaraskan diri dengan perkembangan zaman.
"Mau tidak mau kita harus mengikuti revolusi industri 4.0, terutama dalam hal pendidikan," katanya.
Sementara itu, pada kesempatan tersebut beberapa pejabat yang dilantik di antaranya Direktur Sekolah Vokasi, Kaprodi Profesi, Kaprodi S1, Kaprodi S2, Kaprodi S3, dan Kaprodi Spesialis.
"Saya berharap kepada para ketua prodi (kaprodi) agar tidak mempersulit penyelenggaraan akademik kepada mahasiswa dan saya ingin proses itu dipercepat," katanya pada pelantikan sebanyak 178 Kepala Program Studi untuk masa jabatan 2019-2023 di Gedung GPH Haryo Mataram UNS, Rabu.
Selain itu, ia juga meminta kepada Kaprodi yang baru agar program studi yang sampai saat ini belum terakreditasi A dapat segera meningkat akreditasinya.
"Ini tidak hanya untuk Kaprodi tetapi juga harus ada partisipasi dari dekan untuk mengawasi proses akreditasi program studi," katanya.
Ia mengatakan dekan di masing-masing fakultas juga bertanggung jawab untuk mengevaluasi kinerja Kaprodi apabila pada saat akreditasi program studi tersebut belum terakreditasi A.
Sebagaimana diketahui, perbaikan akreditasi merupakan salah satu konsep dari lima pilar yang diusung Jamal dalam memimpin UNS.
"Konsep ini merupakan akselerasi dan reorientasi pembelajaran yang berbasis revolusi industri 4.0," katanya.
Menurut dia, dalam menghadapi masa transisi menuju revolusi industri 4.0, masing-masing program studi di UNS harus menyelaraskan diri dengan perkembangan zaman.
"Mau tidak mau kita harus mengikuti revolusi industri 4.0, terutama dalam hal pendidikan," katanya.
Sementara itu, pada kesempatan tersebut beberapa pejabat yang dilantik di antaranya Direktur Sekolah Vokasi, Kaprodi Profesi, Kaprodi S1, Kaprodi S2, Kaprodi S3, dan Kaprodi Spesialis.
Pewarta : Aris Wasita
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mahasiswa KKN UNS jadi Duta Penguatan Koperasi Merah Putih dan Jaminan Sosial
06 January 2026 18:49 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
UMS siap akselerasi transformasi perguruan tinggi berdampak berkelanjutan
11 February 2026 18:15 WIB
LLDIKTI VI dorong pendidikan tinggi Jawa Tengah yang adaptif dan berdampak
11 February 2026 16:47 WIB