Pascakebakaran, Pasar sementara Kaponan segera dibangun
Senin, 31 Desember 2018 12:26 WIB
Bupati Magelang Zaenal Arifin meninjau lokasi Pasar Kaponan di Kecamatan Pakis yang terbakar pada Senin dini hari. (Humas Pamkab Magelang)
Magelang (Antaranews Jateng) - Pemerintah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, bakal segera membangun pasar sementara untuk menampung para pedagang Pasar Kaponan yang terbakar Senin dini hari, kata Bupati Magelang Zaenal Arifin.
"Kami sudah perintahkan DPU dan Disperindagkop dan UMKM Kabupaten Magelang untuk membangun pasar sementara yang bisa menampung para pedagang agar tetap bisa melakukan aktivitas ekonomi di Pasar Kaponan," kata Zaenal Arifin di Magelang, Senin.
Ia menyampaikan hal tersebut usai menijau lokasi kebakaran Pasar Kaponan di Kecamatan Pakis, Magelang.
"Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Magelang turut prihatin atas musibah kebakaran yang sudah menghabiskan sekitar 57 kios di dua los Pasar Kaponan pada pukul 02.00 WIBi tadi.
Tentunya kami sebagai pemerintah saat melihat situasi ini akan melakukan langkah-langkah agar kondisi sosial ekonomi bisa segera pulih kembali," katanya.
Ia menuturkan Disperindagkop dan UMKM akan segera melakukan pendataan terhadap pedagang yang terdampak musibah tersebut dan dari data tersebut akan memberikan bantuan sosial.
Kemudian DPU juga akan melakukan pendataan terkait luas area yang terdampak kebakaran tersebut agar dapat segera dibuatkan pasar sementara.
Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Kepala Pasar dengan harapan agar para pedagang yang terdampak kebakaran dapat segera beraktivitas kembali.
"Berdasarkan data yang telah kami dapatkan terdapat sekitar 57 kios yang terdampak kebakaran, terdiri atas 29 kios kelontong dan 28 kios daging. Kami juga masih menunggu laporan dari aparat Kepolisian terkait penyebab kebakaran tersebut," katanya.
Ia berharap agar para pedagang di Pasar Kaponan tidak patah semangat, mereka harus segera bangkit sehingga roda ekonomi dapat terus berjalan.
"Kami sudah perintahkan DPU dan Disperindagkop dan UMKM Kabupaten Magelang untuk membangun pasar sementara yang bisa menampung para pedagang agar tetap bisa melakukan aktivitas ekonomi di Pasar Kaponan," kata Zaenal Arifin di Magelang, Senin.
Ia menyampaikan hal tersebut usai menijau lokasi kebakaran Pasar Kaponan di Kecamatan Pakis, Magelang.
"Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Magelang turut prihatin atas musibah kebakaran yang sudah menghabiskan sekitar 57 kios di dua los Pasar Kaponan pada pukul 02.00 WIBi tadi.
Tentunya kami sebagai pemerintah saat melihat situasi ini akan melakukan langkah-langkah agar kondisi sosial ekonomi bisa segera pulih kembali," katanya.
Ia menuturkan Disperindagkop dan UMKM akan segera melakukan pendataan terhadap pedagang yang terdampak musibah tersebut dan dari data tersebut akan memberikan bantuan sosial.
Kemudian DPU juga akan melakukan pendataan terkait luas area yang terdampak kebakaran tersebut agar dapat segera dibuatkan pasar sementara.
Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Kepala Pasar dengan harapan agar para pedagang yang terdampak kebakaran dapat segera beraktivitas kembali.
"Berdasarkan data yang telah kami dapatkan terdapat sekitar 57 kios yang terdampak kebakaran, terdiri atas 29 kios kelontong dan 28 kios daging. Kami juga masih menunggu laporan dari aparat Kepolisian terkait penyebab kebakaran tersebut," katanya.
Ia berharap agar para pedagang di Pasar Kaponan tidak patah semangat, mereka harus segera bangkit sehingga roda ekonomi dapat terus berjalan.
Pewarta : Heru Suyitno
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Data sementara : Lima meninggal dunia, tiga masih terjepit di KRL yang tabrakan
28 April 2026 7:18 WIB
Data sementara : Tiga meninggal dan 29 luka-luka dalam kecelakaan kereta di Bekasi
28 April 2026 1:14 WIB
Pemprov Jateng segera siapkan huntara warga terdampak tanah bergerak di Kabupaten Tegal
04 February 2026 20:39 WIB
BGN hentikan sementara operasional SPPG Purwosari 1 Kudus sampai dapatkan pemeriksaan
02 February 2026 19:50 WIB