Banyumas luncurkan delapan puskesmas ramah anak
Jumat, 9 November 2018 15:04 WIB
Bupati Banyumas Achmad Husein berdialog dengan anak-anak saat peluncuran delapan puskesmas ramah anak yang dipusatkan di Puskesmas Purwokerto Barat, Kabupaten Banyumas, Jumat (9-11-2018). (Foto: Sumarwoto)
Purwokerto (Antaranews Jateng) - Delapan puskesmas ramah anak (PRA) di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, diluncurkan secara serentak oleh Bupati Banyumas Achmad Husein yang dipusatkan di Puskesmas Purwokerto Barat.
"Selain Puskesmas Purwokerto Barat, tujuh PRA lainnya terdiri atas Puskesmas 1 Purwokerto Utara, Puskesmas 1 Kembaran, Puskesmas 1 Cilongok, Puskesmas 1 Ajibarang, Puskesmas Lumbir, Puskesmas 1 Sumpiuh, dan Puskesmas Jatilawang," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas Sadiyanto saat Peluncuran PRA di Puskesmas Purwokerto Barat, Kabupaten Banyumas, Jumat.
Ia mengatakan peluncuran PRA ditujukan untuk memenuhi hak-hak anak secara optimal dan diharapkan dapat memberikan perlindungan kepada anak-anak melalui akses pelayanan kesehatan serta jaminan sosial.
Menurut dia, peluncuran PRA merupakan tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak.
"Pembentukan klaster kesehatan dasar melalui penetapan lokus PRA adalah dalam rangka mewujudkan tujuan besar, yakni Kabupaten Banyumas menjadi Kabupaten Layak Anak," katanya.
Sementara itu, Bupati Banyumas Achmad Husein mengharapkan seluruh puskesmas di Kabupaten Banyumas akan menjadi Puskesmas Ramah Anak pada tahun 2019.
Selain itu, kata dia, delapan puskesmas yang telah ditetapkan sebagai PRA diharapkan dapat menjadi percontohan bagi puskesmas-puskesmas yang lain.
"Sejalan dengan itu, keberadaan Puskesmas Ramah Anak perlu pula diikuti oleh kecamatan yang ramah anak," katanya.
Menurut dia, hal itu disebabkan anak-anak merupakan bibit unggul yang perlu mendapat perhatian bersama baik secara jasmani maupun rohani.
"Ibarat pohon, anak-anak perlu mendapat suplemen, nutrisi, dan sinar matahari yang cukup," tegasnya.
Terkait dengan hal itu, Bupati mengatakan para orang tua perlu memberi perlindungan serta membuat anak-anak menjadi pribadi-pribadi yang optimistis dan ceria dalam menjalani kehidupan.
"Selain Puskesmas Purwokerto Barat, tujuh PRA lainnya terdiri atas Puskesmas 1 Purwokerto Utara, Puskesmas 1 Kembaran, Puskesmas 1 Cilongok, Puskesmas 1 Ajibarang, Puskesmas Lumbir, Puskesmas 1 Sumpiuh, dan Puskesmas Jatilawang," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas Sadiyanto saat Peluncuran PRA di Puskesmas Purwokerto Barat, Kabupaten Banyumas, Jumat.
Ia mengatakan peluncuran PRA ditujukan untuk memenuhi hak-hak anak secara optimal dan diharapkan dapat memberikan perlindungan kepada anak-anak melalui akses pelayanan kesehatan serta jaminan sosial.
Menurut dia, peluncuran PRA merupakan tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak.
"Pembentukan klaster kesehatan dasar melalui penetapan lokus PRA adalah dalam rangka mewujudkan tujuan besar, yakni Kabupaten Banyumas menjadi Kabupaten Layak Anak," katanya.
Sementara itu, Bupati Banyumas Achmad Husein mengharapkan seluruh puskesmas di Kabupaten Banyumas akan menjadi Puskesmas Ramah Anak pada tahun 2019.
Selain itu, kata dia, delapan puskesmas yang telah ditetapkan sebagai PRA diharapkan dapat menjadi percontohan bagi puskesmas-puskesmas yang lain.
"Sejalan dengan itu, keberadaan Puskesmas Ramah Anak perlu pula diikuti oleh kecamatan yang ramah anak," katanya.
Menurut dia, hal itu disebabkan anak-anak merupakan bibit unggul yang perlu mendapat perhatian bersama baik secara jasmani maupun rohani.
"Ibarat pohon, anak-anak perlu mendapat suplemen, nutrisi, dan sinar matahari yang cukup," tegasnya.
Terkait dengan hal itu, Bupati mengatakan para orang tua perlu memberi perlindungan serta membuat anak-anak menjadi pribadi-pribadi yang optimistis dan ceria dalam menjalani kehidupan.
Pewarta : Sumarwoto
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Inovasi Hydrozea dari mahasiswa Teknik Kimia UMS, hidrogel ramah lingkungan dari limbah kulit jagung
05 February 2026 15:26 WIB
Sekda: Pelayanan cepat dan ramah jadi kunci kepuasan warga di MPP Banyumas
19 January 2026 14:04 WIB
Wagub Jateng: Pondok Pesantren harus jadi ruang aman dan ramah bagi anak santri
12 December 2025 20:26 WIB
Psikologi UMS soroti lonjakan kasus bullying di Indonesia dengan gaungkan isu Sekolah Ramah
01 December 2025 17:06 WIB
Eco Store Alfamart : Mengubah sampah menjadi paving block ramah lingkungan
01 December 2025 16:57 WIB
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
Pemkab Kudus beri jaminan pengobatan gratis bagi peserta PBI JK APBN nonaktif
09 February 2026 14:12 WIB
Pemkot Semarang imbau warga tak panik soal penonaktifan puluhan ribu peserta PBI
06 February 2026 20:58 WIB
UMS kembangkan sistem pengelolaan limbah plastik medis di RS PKU Karanganyar
03 February 2026 16:53 WIB