
Gubernur Jateng pastikan pelayanan dasar kesehatan masyarakat tetap prioritas

Semarang (ANTARA) - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan layanan dasar kesehatan bagi masyarakat tetap menjadi prioritas untuk dipenuhi sehingga anggaran daerah harus diarahkan pada program strategis yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga, termasuk terkait dengan layanan tersebut.
"Terutama program-program strategis, prioritasnya kepada layanan dasar yang langsung bersentuhan dengan masyarakat," katanya saat menerima audiensi Direktur Perencanaan dan Pengembangan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Sutopo Patria Jati di Semarang, Jumat
Ia meminta layanan promotif dan preventif kesehatan perlu digalakkan, salah satunya melalui program Dokter Spesialis Keliling (Speling) yang digulirkan Pemprov Jateng.
Kolaborasi program Speling dengan BPJS Kesehatan juga terus diperkuat untuk memperluas jangkauan pelayanan.
Ia menegaskan akan terus memperkuat sinergi dengan BPJS Kesehatan, pemerintah kabupaten/kota, dan fasilitas layanan kesehatan, agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal, inklusif, dan berkualitas.
Pihak BPJS Kesehatan menyebutkan tingkat kepesertaan program tersebut di Jawa Tengah saat ini telah mencapai 98,81 persen dari total penduduk setempat.
Direktur Perencanaan dan Pengembangan BPJS Kesehatan Sutopo Patria Jati menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Jateng dalam penyediaan alokasi pembiayaan bagi kelompok tertentu.
Berdasarkan proyeksi Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk Jateng pada 2025 sekitar 38,2 juta hingga 38,6 juta jiwa.
Angka kepesertaan BPJS Kesehatan di Jateng itu telah melampaui target nasional, yakni 98,6 persen.
Namun, kata dia, tingkat keaktifan peserta tercatat 73,16 persen sehingga masih perlu terus didorong agar mencapai target nasional 80 persen.
"Kami apresiasi juga di sini untuk iurannya lancar," katanya.
Dalam audiensi tersebut juga membahas mengenai perkembangan, capaian, dan arah kebijakan strategis pengelolaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Jateng.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan program melalui semangat gotong royong.
Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
