Logo Header Antaranews Jateng

24 dokter jalani program internship di Kota Magelang

Sabtu, 11 April 2026 11:07 WIB
Image Print
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono dalam pertemuan dengan para dokter internship di Kota Magelang, Jumat (10/4/2026). ANTARA/HO-Bagian Prokompim Pemkot Magelang

Magelang (ANTARA) - Sebanyak 24 dokter dan dokter gigi menjalani program internship (magang) dengan bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tidar dan sejumlah puskesmas di Kota Magelang.

"(Dokter internship) Bukan hanya untuk mengasah ilmu, tetapi juga untuk memperkuat empati dalam melayani, sekaligus menempa karakter dan ketangguhan sebagai seorang dokter," ujar Wali Kota Magelang Damar Prasetyono dalam rilis Bagian Prokompim Pemkot Magelang diterima di Magelang, Sabtu.

Ia mengatakan hal itu saat bertemu dengan para tenaga medis muda ini melalui acara sarasehan di Pendopo Pengabdian, Kompleks Rumah Dinas Wali Kota Magelang, Jumat (10/4), yang antara lain dihadiri Wakil Wali Kota Magelang Sri Harso dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Magelang dr Istikomah.

Dia mengharapkan para dokter muda itu menjadikan Kota Magelang sebagai ruang belajar yang utuh karena profesionalisme medis harus berjalan selaras dengan sisi kemanusiaan.

Pada dokter, kata dia, harus mengedepankan integritas dan cara berkomunikasi yang baik kepada masyarakat.

Ia mengatakan nilai lebih seorang dokter tidak hanya terletak pada kemampuan menyembuhkan, tetapi juga menenangkan pasien.

Wakil Wali Kota Sri Harso mengatakan meskipun masa tugas para dokter internship relatif singkat, yakni kurang lebih satu tahu, mereka tetap merupakan bagian integral dari pelayanan masyarakat.

Hal ini, katanya, mengingat kesehatan salah satu program unggulan Pemkot Magelang.

Ia berpesan kepada peserta internship itu untuk mengenali fasilitas serta sarana kesehatan yang dimiliki Kota Magelang.

Selain itu, kata Sri Harso yang juga dokter itu, mereka harus menjunjung kepatuhan terhadap peraturan dan etika profesi, termasuk dalam hal kedisplinan berseragam dan kerapian saat bertugas.

"Panjenengan itu bagian dari pelayanan Pemkot Magelang di bidang kesehatan, jadi kenali layanan yang kita punya, seperti fasilitas VIP RSUD Tidar, alat-alatnya, juga jangan lupa pakai seragam," katanya.

Acara dilanjutkan dengan diskusi untuk menyerap aspirasi dari para dokter internship. Beberapa masukan penting muncul dalam diskusi tersebut, di antaranya usulan pembukaan layanan laboratorium pada sore hari guna mempercepat pelayanan, perlunya perbaikan dan pemeliharaan alat-alat kesehatan serta sarana penunjang di tingkat puskesmas.

Selain itu, pelayanan poliklinik sore (pukul 16.00–20.00 WIB) dinilai efektif karena rata-rata melayani 10-18 pasien per hari. Layanan ini menjadi solusi bagi masyarakat yang tidak bisa mengakses fasilitas kesehatan pada pagi atau siang hari.



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026