Banjir Bandang Terjang Wonosobo Satu Korban Hanyut
Rabu, 29 November 2017 9:18 WIB
Ilustrasi--Sejumlah petugas TIm SAR BPBD Wonogiri mengirimkan bantuan ke lokasi banjir di Desa Bulukerto Kecamatan Nguntoronadi, Selasa petang. (Foto: ANTARAJATENG.COM/dokumen BPBD Wonogiri)
Wonosobo, ANTARA JATENG - Banjir bandang di Kelurahan Mlipah, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, mengakibatkan seorang korban Mugiyanto (65), warga Kampung Kasiran hanyut terbawa arus.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Wonosobo Prayitno di Wonosobo, Rabu, mengatakan banjir bandang yang terjadi pada Selasa (28/11) sekitar pukul 21.00 WIB tersebut akibat jebolnya tanggul Sungai Mangli.
Ia menuturkan banjir tersebut juga mengakibatkan kerusakan rumah Mugiyanto dan Tugino (35), yakni tembok jebol terhantam banjir.
Ia menyebutkan korban selamat dalam musibah tersebut, yakni Poniyem (48) yang saat ini dirawat di rumah sakit, Tugino, Selamet (23), dan Silvia (17).
Ia mengatakan saat kejadian, korban Mugiyanto sudah tidur di kamarnya yang kebetulan dihantam banjir tersebut.
Dia menjelaskan hujan yang terjadi di wilayah Wonosobo sejak Selasa (28/11) pagi hingga malam hari mengakibatkan volume air Sungai Mangli meningkat dan tanggul sungai tidak kuat menahan air sehingga jebol.
Ia mengatakan upaya yang dilakukan saat ini adalah melakukan pencarian korban dengan melibatkan sekitar 300 personel dari unsur BPBD, TNI, Polri, masyarakat, relawan, dan sejumlah instansi terkait.
Ia menuturkan pencarian korban hanyut dengan menyusuri Sungai Mangli hingga di daerah hulu di Sungai Serayu.
"Pencarian korban dimulai pukul 06.30 WIB hingga batas waktu yang belum ditentukan, mudah-mudahan korban cepat ditemukan," katanya.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Wonosobo Prayitno di Wonosobo, Rabu, mengatakan banjir bandang yang terjadi pada Selasa (28/11) sekitar pukul 21.00 WIB tersebut akibat jebolnya tanggul Sungai Mangli.
Ia menuturkan banjir tersebut juga mengakibatkan kerusakan rumah Mugiyanto dan Tugino (35), yakni tembok jebol terhantam banjir.
Ia menyebutkan korban selamat dalam musibah tersebut, yakni Poniyem (48) yang saat ini dirawat di rumah sakit, Tugino, Selamet (23), dan Silvia (17).
Ia mengatakan saat kejadian, korban Mugiyanto sudah tidur di kamarnya yang kebetulan dihantam banjir tersebut.
Dia menjelaskan hujan yang terjadi di wilayah Wonosobo sejak Selasa (28/11) pagi hingga malam hari mengakibatkan volume air Sungai Mangli meningkat dan tanggul sungai tidak kuat menahan air sehingga jebol.
Ia mengatakan upaya yang dilakukan saat ini adalah melakukan pencarian korban dengan melibatkan sekitar 300 personel dari unsur BPBD, TNI, Polri, masyarakat, relawan, dan sejumlah instansi terkait.
Ia menuturkan pencarian korban hanyut dengan menyusuri Sungai Mangli hingga di daerah hulu di Sungai Serayu.
"Pencarian korban dimulai pukul 06.30 WIB hingga batas waktu yang belum ditentukan, mudah-mudahan korban cepat ditemukan," katanya.
Pewarta : Heru Suyitno
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Wonogiri gandeng Bank Jateng beri beasiswa untuk 605 mahasiswa berprestasi
10 December 2025 14:43 WIB
Bank Jateng dan Pemkab Wonogiri bersinergi kuatkan ETPD melalui workshop bendahara
04 December 2025 17:00 WIB
1.000 pekerja rentan di Solo dan Wonogiri terima bantuan perlindungan jaminan sosial
03 December 2025 19:24 WIB
Tim Forum Pengawasan Kabupaten Wonogiri gelar monev bersama maksimalkan iuran tertagih JKN
18 November 2025 17:19 WIB
FKIP UMS gandeng Kemenag Wonogiri dorong guru madrasah terapkan koding dan deep learning pembelajaran
18 October 2025 11:12 WIB
Terpopuler - Bencana Alam
Lihat Juga
Potensi kerugian akibat banjir di sejumlah desa Kudus ditaksir Rp533 miliar
19 January 2026 19:19 WIB
Perjalanan 23 KA Daop 4 Semarang masih dibatalkan dampak banjir di Pekalongan
19 January 2026 9:00 WIB