Google Rambah Otomotif, ini Tanggapan Daimler
Sabtu, 7 Februari 2015 15:40 WIB
Kendaraan kemudi otomatis Google parkir di Computer History Museum Mountain View, California, 13 Mei 2014. (REUTERS/Stephen Lam)
Hal tersebut dikemukakan bos perusahaan otomotif Daimler, akhir pekan ini.
Seperti dikutip Reuters, direktur utama Daimler Dieter Zetsche mengemukakan tujuan Google sepertinya adalah menemukan cara yang lebih baik dalam menggunakan kendaraan, jadi bukan terjun langsung memproduksi mobil sendiri.
Perusahaan otomotif makin saling tergantung dengan perusahaan teknologi informasi karena kendaraan masa depan semakin memerlukan perangkat lunak dan berbagai sensor. Hal ini juga sudah "menganggu" hubungan perusahaan otomotif dengan perusahaan pembuat onderdil.
Google tahun lalu memperkenalkan kendaraan yang bisa mengemudi otomatis.
"Google dan perusahaan sejenisnya ingin terlibat dalam industri otomotif, tapi saya kira mereka bukan ingin membuat mobil," kata Zetsche.
Daimler adalah pemilik merek Mercedes-Benz.
Zetsche mengemukakan, Daimler akan berusaha keras sebagai pengendali data pada kendaraan produk mereka.
"High safety di Mercedes bukan hanya soal perlindungan dari kecelakaan, tapi juga perlindungan data pribadi. Agar bisa begitu, kendali haruslah pada kami, kami tidak bisa melakukannya jika data dikumpulkan oleh Google," kata Zetsche.
Seperti dikutip Reuters, direktur utama Daimler Dieter Zetsche mengemukakan tujuan Google sepertinya adalah menemukan cara yang lebih baik dalam menggunakan kendaraan, jadi bukan terjun langsung memproduksi mobil sendiri.
Perusahaan otomotif makin saling tergantung dengan perusahaan teknologi informasi karena kendaraan masa depan semakin memerlukan perangkat lunak dan berbagai sensor. Hal ini juga sudah "menganggu" hubungan perusahaan otomotif dengan perusahaan pembuat onderdil.
Google tahun lalu memperkenalkan kendaraan yang bisa mengemudi otomatis.
"Google dan perusahaan sejenisnya ingin terlibat dalam industri otomotif, tapi saya kira mereka bukan ingin membuat mobil," kata Zetsche.
Daimler adalah pemilik merek Mercedes-Benz.
Zetsche mengemukakan, Daimler akan berusaha keras sebagai pengendali data pada kendaraan produk mereka.
"High safety di Mercedes bukan hanya soal perlindungan dari kecelakaan, tapi juga perlindungan data pribadi. Agar bisa begitu, kendali haruslah pada kami, kami tidak bisa melakukannya jika data dikumpulkan oleh Google," kata Zetsche.
Pewarta : Antaranews
Editor : Totok Marwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Rambah D.I. Yogyakarta, PGN pasok gas bumi ke Hotel Porta Ambarukmo
28 February 2024 10:59 WIB, 2024
Produser film mulai rambah platform digital untuk saluran distribusi karyanya
02 January 2019 15:58 WIB, 2019
Terpopuler - OTOMOTIF
Lihat Juga
Nissan Perkirakan Laba Operasional Turun Setelah Ada Skandal "Inspeksi"
09 November 2017 14:44 WIB, 2017
Inilah Mitsubishi Punya 11 Model Baru, Dikeluarkan Bertahap Sampai 2020
05 November 2017 8:48 WIB, 2017
Pertama Kali di Dunia, Ferrari Perkenalkan FXX-K Evo, yang Produksinya Terbatas
02 November 2017 12:10 WIB, 2017
Banyak Model Baru oleh Manufaktur Mobil, Permintaan LGCC jadi Menguat di Indonesia
02 November 2017 12:04 WIB, 2017
Mitsubishi Memperkenalkan Eclipse Cross sebagai Model Global Pertama
02 November 2017 10:12 WIB, 2017