Pesawat Tempur Israel Serang Jalur Gaza
Sabtu, 20 Desember 2014 13:51 WIB
Ilustrasi - Pria Palestina memandang rumahnya yang rusak parah di rumah sebelahnya yang menurut saksi mata hancur akibat serangan Israel, di wilayah timur Kota Gaza, Rabu (3/9).(Foto: REUTERS/Suhaib Salem)
Seorang juru bicara kementerian kesehatan di Gaza mengatakan tidak ada korban jiwa dalam serangan tersebut, serangan udara yang pertama oleh Israel di wilayah Palestina sejak gencatan senjata Agustus yang mengakhiri perang 50 hari mematikan antara kedua pihak.
Laporan-laporan dari Jerusalem sebelumnya, menyebutkan sebuah roket ditembakkan dari Gaza menghantam Israel selatan pada Jumat, kata polisi Israel, menambahkan bahwa roket tersebut jatuh di tanah terbuka tanpa menyebabkan korban atau kerusakan.
Ini merupakan serangan roket ketiga sejak akhir Agustus setelah 50 hari perang Gaza. Insiden terakhir adalah pada 31 Oktober.
Hamas dan Israel sepakat gencatan senjata pada 26 Agustus, yang ditengahi oleh Mesir, mengakhiri perang 50 hari yang mengakibatkan kematian 2.140 warga Palestina dan 73 Israel, kebanyakan dari mereka dari tentara.
Kelompok Islamis Hamas, yang secara de facto menguasai Jalur Gaza dan berkomitmen untuk menghancurkan Israel, Minggu, telah mengadakan parade militer, yang juga menampilkan roket dan peluncur mortir.
Serangan roket sporadis dari Jalur Gaza biasanya diklaim oleh faksi militan yang lebih kecil daripada Hamas.
Pembicaraan Kairo antara Israel dan Hamas untuk memperkokoh gencatan senjata yang rapuh, akan diadakan bulan lalu, tetapi dibatalkan oleh Mesir, demikian laporan AFP.
Laporan-laporan dari Jerusalem sebelumnya, menyebutkan sebuah roket ditembakkan dari Gaza menghantam Israel selatan pada Jumat, kata polisi Israel, menambahkan bahwa roket tersebut jatuh di tanah terbuka tanpa menyebabkan korban atau kerusakan.
Ini merupakan serangan roket ketiga sejak akhir Agustus setelah 50 hari perang Gaza. Insiden terakhir adalah pada 31 Oktober.
Hamas dan Israel sepakat gencatan senjata pada 26 Agustus, yang ditengahi oleh Mesir, mengakhiri perang 50 hari yang mengakibatkan kematian 2.140 warga Palestina dan 73 Israel, kebanyakan dari mereka dari tentara.
Kelompok Islamis Hamas, yang secara de facto menguasai Jalur Gaza dan berkomitmen untuk menghancurkan Israel, Minggu, telah mengadakan parade militer, yang juga menampilkan roket dan peluncur mortir.
Serangan roket sporadis dari Jalur Gaza biasanya diklaim oleh faksi militan yang lebih kecil daripada Hamas.
Pembicaraan Kairo antara Israel dan Hamas untuk memperkokoh gencatan senjata yang rapuh, akan diadakan bulan lalu, tetapi dibatalkan oleh Mesir, demikian laporan AFP.
Pewarta : Antaranews
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BPBD: Tanah longsor kembali terjang Jepara menutup akses jalan ke Desa Tempur
27 March 2026 13:55 WIB
Pemkab Jepara survei jalur alternatif antisipasi jalan putus akibat bencana
27 January 2026 13:48 WIB
Jateng membantu Rp260 juta untuk pemulihan bencana longsor di Desa Tempur Jepara
13 January 2026 17:00 WIB
Akses ke Desa Tempur Jepara sudah terbuka dan pasokan listrik kembali menyala
12 January 2026 11:09 WIB
Terpopuler - Gadget
Lihat Juga
Prancis: Keputusan Donald Trump "Risiko Serius" bagi Tatanan Perdagangan Global
01 February 2017 6:29 WIB, 2017