Logo Header Antaranews Jateng

Batik Semarang Dikembangkan

Senin, 26 November 2012 21:23 WIB
Image Print
Seorang pengunjung mengamati kain batik bergambar beberapa tokoh wayang yang dipamerkan di Kampung Batik, di Semarang, Jateng, Jumat (2/10). Sampai saat ini sebanyak 35 motif batik semarang telah dipatenkan, diantaranya motif "tosan aji", "kembang ki

"Batik Semarang memiliki prospek yang bagus dan untuk mengoptimalkannya dengan pelatihan sekaligus untuk menggali peminat baru yang tertarik menekuninya," kata Ketua Paguyuban Kampung Batik Semarang Tri Utomo di sela pembukaan pelatihan membatik di Aula Gedung Kesenian Sobokarti Semarang, Senin.

Peserta pelatihan membatik yang difasilitasi Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (Bapermasper dan KB) Kota Semarang kali ini berjumlah 20 orang, perwakilan warga sejumlah kecamatan kota setempat.

"Peserta pelatihan, mayoritas baru mengenal Batik Semarang. Hanya ada satu atau dua orang yang pernah mengikuti pelatihan membatik," katanya.

Ia mengatakan agar pelatihan dapat langsung mengena kepada peserta, materi dan pelatihan diberikan langsung oleh pelaku usaha dan pengrajin Batik Semarang di antaranya Endang Batik, Ngesti Pandowo Batik, dan Plasa Batik.

Pemberian materi, lanjut Tri Utomo, juga dibagi beberapa sesi mulai dari pengenalan dan menggambar pola, pengenalan alat membatik seperti canting dan malam, proses membatik, hingga tahap terakhir pewarnaan batik.

Sejumlah motif batik yang dikenalkan dalam pelatihan, di antaranya motif umum yang sudah menjadi ciri khas Batik Semarang seperti daun dan biji pohon asem, Tugu Muda, dan Blekok Srondhol.

Dalam pelatihan, tambah Tri Utomo, peserta diarahkan untuk membatik motif Batik Semarang. Setelah mendapatkan materi dasar, peserta dapat membatik dengan motif kreasi dari peserta.

Hasil akhir dari pelatihan, diharapkan para peserta dapat mengimplementasikan hasil pelatihan dan menjadi pengrajin batik di Kota Semarang.

Saat ini Pemkot Semarang terus mengembangkan komoditas batik. Apalagi sudah ada Kampung Batik Semarang yang diharapkan dapat menjadi tempat tujuan wisata.



Pewarta:
Editor: M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026