Logo Header Antaranews Jateng

Kolaborasi Modern-Tradisional pada "Dji Sam Soe Festival"

Sabtu, 20 Oktober 2012 05:53 WIB
Image Print

"Kolaborasi ini tidak bermaksud merusak lagu. Namun, sebagai upaya untuk mendekatkan musik tradisional kepada kalangan muda," kata Music Director "Dji Sam Soe Festival Indonesia" Viky Sianipar di Semarang, Jumat.

Viky akan mengaransemen sejumlah lagu bernuansa etnik-tradisional, seperti "Cublak-Cublak Suweng", "Gambang Suling" dengan memasukkan unsur musik modern yang akan dinyanyikan Anji Drive, Ira Swara, dan Ian Kasela.

Para generasi muda saat ini, menurut musisi kelahiran Jakarta, 26 Juni 1976 itu, sepertinya mulai agak "alergi" dengan musik-musik tradisional, misalnya lebih menyukai dan mendengarkan musik-musik modern.

"Kita tidak bisa pungkiri kecenderungan itu. Karena itu, saya ingin agar musik-musik tradisional ini bisa diterima dan disukai kalangan muda dengan mengubah nuansa musik yang cocok sesuai zaman sekarang," katanya.

Perubahan nuansa musik lagu-lagu tradisional itu, kata dia, tidak mengubah pokok makna yang terkandung di dalam lagu itu, tetapi agar bisa mudah masuk dan dijiwai seperti anak-anak muda saat ini menjiwai musik modern.

"Saya contohkan waktu konser ini sebelumnya di Bandung. Saya aransemen lagu 'Manuk Dadali' yang menceritakan keperkasaan burung garuda. Dengan nuansa rock, rasanya seperti makin menambah kewibawaan lagu itu," kata Viky.

Anji, vokalis grup musik "Drive" yang menjadi salah satu penampil konser itu mengaku, merasakan pengalaman luar biasa saat menyanyikan lagu-lagu tradisional yang diaransemen Viky, berpadu unsur-unsur musik modern.

"Kebetulan, pada konser besok (20/10), saya kebagian berduet dengan Ira Swara. Kami akan membawakan lagu-lagu populer band lain, seperti Sheila On 7, Armada, bahkan dangdut," kata Anji membocorkan sedikit rencana aksi panggungnya.

Namun, kata dia, lagu-lagu tersebut akan diaransemen sehingga berbeda dengan aslinya, seperti memasukkan unsur musik etnik, suara kendang, seruling yang membuat kolaborasi apik antara tradisional dengan modern.

"Kami juga akan membawakan lagu-lagu tradisional, tentunya yang sudah diaransemen. Nantinya, ada banyak variasi yang memperkaya penampilan kami, seperti tari-tarian dan pencahayaan yang atraktif," kata Anji.

Manager Regional Marketing PT HM Sampoerna Jawa Tengah Baringin Simanjuntak mengatakan, pergelaran itu akan menampilkan beberapa band papan atas, seperti Drive, bahkan grup musik senior, Slank.

"Pergelaran 'Dji Sam Soe Festival Indonesia' ini merupakan apresiasi terhadap mahakarya Indonesia, khususnya seni musik, yang ditampilkan kembali dalam bentuk lebih kontemporer sesuai perkembangan zaman," katanya.



Pewarta:
Editor: M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026