Logo Header Antaranews Jateng

Bendera Olimpiade Tiba di Rio

Selasa, 14 Agustus 2012 15:15 WIB
Image Print
Olimpiade 2013

.

Walikota Rio, Eduardo Paes, keluar dari pesawat membawa bendera, didampingi Carlos Arthur Nuzman, presiden Komite Penyelenggara Olimpiade 2016 serta Gubernur Rio Sergio Cabral.
"Tibanya bendera Olimpiade menandakan terjadinya periode transformasi di kota ini," kata Paes kepada wartawan, "Ini merupakan kesempatan unik bagi Brazil -- waktu untuk menyelenggarakan pesta besar," katanya.
Pada pesawan yang sama, turun juga para atlet Brazil -- beberapa di antaranya mengalungkan medali di lehar -- yang diperoleh mereka pada pertandingan di London, yang berakhir Minggu dengan dimeriahkan musik, kembang api serta cahaya dan lampu.
"Tiba di Rio dengan membawa bendera ini merupakan suatu kebanggan bagi kami, para atlet," kata Roberto Scheidt, yang meraih medali perunggu dalam cabang dayung Star bersama Bruno Prada.

"Harus ada perbaikan di sini (jumlah perolehan medali) di Rio," kata Scheidt.
Brazil meraih total 17 medali di London - tiga medali emas, lima medali perak dan sembilan perunggu.
Menjadi tuan rumah pesta olahraga sekali dalam empat tahun itu, merupakan tantangan besar bagi kota yang lalu lintasnya amat kaos itu, serta infrastrukturnya amat memprihatinkan, serta kerapnya terjadi kekerasan, tetapi pemerintah mengatakan, Rio -- yang juga tuan rumah Piala Dunia 2014 -- akan meningkatkan semua fasilitas kota itu.
Pada Selasa, bendera Olimpiade akan diterbangkan ke Brasilia untuk dipajang pada perayaan yang dihadiri Presiden Dilma Rousseff dan Rabu akan dibawa Paes ke kawasan utara Rio di kompleks perkampungan Alemao serta ke distrik barat di Realengo.
Senin, Paes menerima bendera itu dari Walikota London Boris Johnson dalam waktu acara menandai penutupan Olimpiade London dan mulai menghitung mundur Olimpiade berikutnya pada 2016, yang untuk pertama kalinya diadakan di negara Amerika Selatan.
Senin, Deputi Menteri Olahraga Brazil Luis Fernandes mengatakan di London, Rio siap menyelenggarakan pesta olahraga itu di Rio, kota berpenduduk 6.5 juta jiwa.
Rencana pembangunan di Rio, termasuk memanjangkan rute metro ke kawasan barat distrik Barra da Tijuca.Empat jalur ekspres untuk bus dan kendaraan lain juga sedang dalam pembangunan.
"Olimpiade merupakan kesempatan untuk melakukan investasi besar untuk infrastruktur, jumlah yang mungkin secara normal dilakukan dalam 15 sampai 20 tahun," kata Fernandes dalam temu pers di London.
Ofisial Komite Olimpiade Brazil serta pejabat kota Rio dengan senada mengatakan segala sesuatunya akan diselesaikan sebelum pembukaan Olimpiade.

Sebagian dari venue akan digunakan untuk penyelenggaraan Piala Dunia namun beberapa tempat pertandingan serta perkampungan atlet masih harus dibangun



Pewarta:
Editor: hernawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026