Logo Header Antaranews Jateng

Bupati Magelang: Pendidikan menjadi kunci pengentasan kemiskinan

Kamis, 4 Juni 2026 16:05 WIB
Image Print
Bupati Magelang Grengseng Pamuji menyampaikan sambutan pada Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa dan Kelurahan bersama Forkopimda Tahun 2026 di Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, Kamis (4/6/2026) ANTARA/Heru Suyitno

Magelang (ANTARA) - Bupati Magelang Grengseng Pamuji menegaskan pendidikan merupakan kunci utama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mengentaskan kemiskinan secara berkelanjutan di kabupaten setempat.

"Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan menjadi investasi jangka panjang yang akan menentukan masa depan daerah," kata Grengseng Pamuji saat menghadiri Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa dan Kelurahan bersama Forkopimda Tahun 2026 di Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis.

Ia mengapresiasi berbagai prestasi akademik yang diraih pelajar Kabupaten Magelang, khususnya dari Kecamatan Secang.

"Saya meyakini tidak ada jalan menuju kesejahteraan dan mengangkat masyarakat dari kemiskinan selain melalui pendidikan," ujarnya.

Ia mencontohkan sejumlah siswa dari Kecamatan Secang yang berhasil meraih nilai sempurna dalam berbagai bidang akademik. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa kualitas sumber daya manusia Kabupaten Magelang terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan, Pemerintah Kabupaten Magelang terus memperluas program beasiswa bagi mahasiswa berprestasi. Tahun ini, pemerintah menargetkan ratusan mahasiswa memperoleh bantuan pendidikan untuk mendukung keberlanjutan studi mereka.

Selain sektor pendidikan, Grengseng juga menyoroti sejumlah program prioritas daerah, mulai dari ketahanan air saat musim kemarau, pelayanan kesehatan, hingga pembangunan infrastruktur. Untuk menghadapi potensi kekeringan, pemerintah daerah terus mengembangkan sarana pendukung penyediaan air bersih yang disesuaikan dengan kondisi wilayah masing-masing.

Di bidang kesehatan, ia menegaskan bahwa rumah sakit milik pemerintah daerah tidak boleh menolak pasien, terutama masyarakat kurang mampu.

"Pemerintah daerah bertanggung jawab memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Rumah sakit daerah tidak boleh menolak pasien," tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Magelang juga terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan melalui pembangunan dan penambahan kapasitas tempat tidur di sejumlah rumah sakit daerah.

Terkait pembangunan infrastruktur, Grengseng mendorong pemerintah desa dan kelurahan untuk mempertimbangkan penggunaan paving block pada pembangunan jalan lingkungan.

Selain lebih ekonomis, material tersebut dinilai mampu meningkatkan daya resap air, sehingga membantu mengurangi genangan dan potensi banjir.

Dalam kesempatan itu, bupati juga mengingatkan pentingnya ketertiban administrasi pemerintahan desa.

Menurutnya, berbagai persoalan hukum yang terjadi di desa sering kali berawal dari lemahnya pengelolaan administrasi dan perencanaan anggaran.

Ia meminta seluruh perangkat desa mencermati setiap proses administrasi dan penganggaran agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Kita harus mengawal administrasi sejak awal dengan baik. Jangan sampai persoalan muncul hanya karena administrasi yang tidak tertib," katanya.

Baca juga: Jateng mengalokasikan Rp28 miliar untuk pengentasan kemiskinan di Brebes



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026