Logo Header Antaranews Jateng

110 ASN di Wonosobo mengikuti pembekalan kewirausahaan menjelang pensiun

Selasa, 26 Mei 2026 16:18 WIB
Image Print
Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat memberikan pengarahan pada apel dan senam bersama kolaborasi Korpri dan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Wonosobo di Alun-alun Wonosobo. ANTARA/HO-Dinas Kominfo Pemkab Wonosobo

Wonosobo (ANTARA) - Sebanyak 110 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah yang akan memasuki purna tugas mengikuti pembekalan kewirausahaan agar tetap produktif saat pensiun.

Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat di Wonosobo, Selasa, menyampaikan program pembekalan ini bagian dari upaya pemkab memberikan penghargaan dan dukungan kepada para ASN yang telah mengabdi selama bertahun-tahun.

"Pensiun bukanlah akhir dari perjalanan hidup, melainkan sebuah langkah baru yang penuh dengan peluang. Oleh karena itu, kami ingin memastikan bahwa para ASN yang memasuki masa pensiun dapat mempersiapkan diri secara mental, finansial, dan sosial untuk menghadapi kehidupan setelah tidak lagi aktif dalam pemerintahan," katanya.

Ia mengatakan masa purna tugas fase yang pasti dialami ASN sehingga tidak perlu dirisaukan. Namun, fase itu justru harus dipersiapkan dengan baik sembari tetap menjaga kinerja dan profesionalisme hingga akhir masa pengabdian.

"Harapan kami, pembekalan ini dapat membantu ASN dalam menjalani massa purna tugas, sehingga tetap bahagia dan sejahtera dengan tetap menjaga kinerja dan profesionalisme sebagai abdi negara," katanya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Wonosobo Iwan Widayanto menyampaikan kesiapan mental dan keterampilan sebelum memasuki masa pensiun penting dilakukan ASN agar tetap produktif setelah purna tugas.

"Masa pensiun bukanlah akhir dari produktivitas, melainkan awal dari babak baru dalam kehidupan. Melalui pembekalan ini, kami ingin memastikan para calon pensiunan memiliki bekal yang cukup untuk tetap aktif dan mandiri," katanya.

Para peserta dikelompokkan berdasarkan minat dan potensi usaha yang sebelumnya dipetakan melalui jajak pendapat oleh BKD Wonosobo. Pada tahap ini, peserta yang mengikuti pembekalan merupakan ASN dengan minat di bidang peternakan.

Dia menjelaskan pembekalan dilakukan sejak dua tahun sebelum masa pensiun agar para ASN memiliki kesiapan matang, baik secara psikologis maupun ekonomi.

Pasalnya, katanya, tidak sedikit pegawai yang kaget ketika memasuki masa pensiun atau dikenal dengan post power syndrome.

"Terkadang ketika seseorang memasuki usia pensiun ada rasa kaget, karena selama menjadi ASN berada di zona nyaman dengan gaji dan tunjangan yang diterima rutin. Karena itu kami ingin membantu agar bapak ibu ASN memiliki kesiapan dan perencanaan sejak dini," katanya.

Baca juga: Pembangunan SR di Wonosobo dikebut ditargetkan selesai Juni 2026



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026