
Pembangunan SR di Wonosobo dikebut ditargetkan selesai Juni 2026

Wonosobo (ANTARA) - Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Wonosobo yang saat ini dikebut karena ditargetkan selesai pada Juni 2026.
Ia mengatakan di Wonosobo, Jumat, peninjauan dilakukan untuk memastikan proyek prioritas pemerintah tersebut selesai sebelum dimulainya tahun ajaran baru pada Juli 2026.
Ia menyampaikan hal tersebut usai meninjau pembangunan Sekolah Rakyat Kabupaten Wonosobo di Desa Candiyasan, Kecamatan Kertek.
Menurut dia, Sekolah Rakyat dibangun sebagai upaya pemerintah memutus rantai kemiskinan melalui penyediaan fasilitas pendidikan gratis bagi masyarakat.
Di Wonosobo, kompleks Sekolah Rakyat dibangun di atas lahan seluas 5,2 hektare dengan nilai kontrak mencapai Rp1,1 triliun.
Sekolah ini nantinya melayani jenjang sekolah dasar, sekolah menengah pertama, hingga sekolah menengah atas.
Menurut Menteri PU, progres pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 40 persen dari target pekerjaan selama 250 hari kalender yang dimulai sejak 28 November 2025. Pemerintah terus mempercepat pembangunan agar sekolah dapat segera digunakan.
"Jadi kerja keroyokan agar semua Sekolah Rakyat tahap dua ini benar-benar selesai di Juli 2026 dan adik-adik bisa masuk sekolah baru di Juli 2026. Yang kita kejar tahun ini ada 93 sekolah. Dari 93 itu mungkin yang sudah terselesaikan sekitar 20-an. Semua on progres." katanya.
Baca juga: Calon siswa Sekolah Rakyat Temanggung utamakan anak putus sekolah keluarga miskin
Pewarta: Heru Suyitno
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
