Logo Header Antaranews Jateng

Samuel Wattimena tanggapi target 1.000 desa wisata Jateng

Kamis, 30 April 2026 21:58 WIB
Image Print
Anggota Komisi VII DPR RI Samuel Wattimena. (ANTARA/Zuhdiar Laeis)

Semarang (ANTARA) - Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Samuel Wattimena menyampaikan tanggapan atas target pengembangan 1.000 desa wisata pada 2027 yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

"Yang paling penting, kalau kita membuat sebuah perencanaan 1.000 desa wisata atau berapa pun itu, kita lihat 'local wisdom' kita seperti apa," katanya, di Semarang, Kamis.

Hal tersebut disampaikan di sela menghadiri Dialog "Perempuan dan Masa Depan Indonesia", di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Semarang.

Kebetulan, Samuel bernaung di Komisi VII yang membidangi perindustrian, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), ekonomi kreatif, pariwisata, dan sarana publikasi.

"Jadi, saya sekarang ini lagi menyuarakan 'local wisdom'. Jangan kita hanya mempunyai rencana, tapi sebetulnya kita enggak tahu kapasitas kita apa," kata anggota DPR yang membawahi Daerah Pemilihan (Dapil) Jateng I itu.

Menurut dia, pengembangan desa wisata perlu melihat kapasitas internal, bukan sekadar kemampuan secara finansial, tetapi memahami dan mengelola potensi yang dimiliki.

"Kemampuan di dalam ini bukan hanya sekedar kemampuan ekonomi. Tapi kemampuan memahami apa yang kita miliki dan kemampuan mengelola apa yang kita miliki," katanya.

Ia yakin target 1.000 desa wisata di Jateng bisa terealisasi jika masyarakat di masing-masing desa mampu mengelola potensi kearifan lokal apa saja yang mereka miliki di wilayahnya.

"Saya yakin 1.000 desa wisata bisa tercapai kalau masing-masing desa wisata tidak berpikir terlalu besar di luar jangkauan mereka, tapi berpikir secara kecil, solid, dan mungkin untuk dieksekusi," katanya.

Sebelumnya, Pemprov Jateng menargetkan pengembangan 1.000 desa wisata pada 2027, seiring penetapan sektor pariwisata berbasis desa dan ekonomi kreatif sebagai motor penggerak utama pembangunan daerah.

"Kita menargetkan pembentukan 1.000 desa atau kampung wisata yang terintegrasi. Untuk mendukung itu, kita siapkan 1.000 konten kreator guna memperkuat promosi destinasi," kata Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen.

Ia menjelaskan bahwa tujuan tersebut selaras dengan tema pembangunan Jateng 2027, yakni Mengembangkan Pariwisata Berkelanjutan dan Ekonomi Syariah sebagai Tulang Punggung Pertumbuhan Ekonomi.

Arah pembangunan 2027 akan berfokus pada pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui penguatan konektivitas antarwilayah dan promosi digital yang masif.

Selain itu, kata dia, konsep pariwisata yang diusung juga diarahkan agar lebih inklusif dan ramah muslim.



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026