Logo Header Antaranews Jateng

Muslimat NU Jateng kukuhkan 400 paralegal

Sabtu, 11 April 2026 16:55 WIB
Image Print
Ketua Umum Depan Pembina Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa (empat kanan) bersama Ketua Pimlinan Pusat Muslimat NU Arifatul Choiri Fauzi (empat kiri) menghadiri inaugurasi Paralegal Muslimat NU Wilayah Jawa Tengah di Semarang, Sabtu. ANTARA/I.C. Senjaya

Semarang (ANTARA) - Sebanyak 400 anggota Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) dari 32 kabupaten/ kota di Jawa Tengah dikukuhkan sebagai paralegal yang menjadi wujud nyata kehadiran organisasi tersebut di akar rumput

"Paralegal ini menunjukkan wajah lain dari kekuatan Muslimat NU," kata Ketua Pimpinan Pusat Muslimat NU Arifatul Choiri Fauzi saat inaugurasi Paralegal Muslimat NU Wilayah Jawa Tengah di Semarang, Sabtu.

Menurut dia, kehadiran nyata Muslimat di akar rumput melalui paralegal bukan hanya berperan di bidang hukum, namun juga sosial.

"Paralegal berperan bukan sematan soal hukum, tetapi juga sosial kemanusiaan, karena dijalankan dengan empati dan kearifan lokal," kata Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) itu.

Ke depan, lanjut dia, Muslimat NU akan terus menghadapi tantang yang kompleks dengan tradisi dan kemandirian.

"Muslimat NU menjadi peneduh peradaban di tengah konflik, jadi pelopor perubahan yang membawa kemaslahatan," katanya.

Ketua Umum Depan Pembina Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa (ANTARA/I.C. Senjaya)


Sementara Ketua Umum Dewan Pembina Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa mengatakan para paralegal yang dikukuhkan tersebut harus siap untuk naik tingkat menjadi juri damai.

"Muslimat mempunyai struktur hingga tingkat ranting, sehingga penting untuk menjadi penyelesai masalah," katanya.

Dengan demikian, kata dia, Muslimat NU memiliki peran sebagai peneduh dan penyejuk peradaban, sekaligus sebagai juru damai.



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026