Logo Header Antaranews Jateng

Wali Kota Semarang : Arus angkutan Lebaran berjalan lancar

Kamis, 26 Maret 2026 07:22 WIB
Image Print
Petugas Dinas Perhubungan Kota Semarang berjaga di ruas Jalan Pandanaran Semarang yang menjadi sentra oleh-oleh. ANTARA/HO-Pemkot Semarang

Semarang, Jateng (ANTARA) - Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menyampaikan arus angkutan mudik dan balik Lebaran 2026, yang melintasi wilayahnya, sejauh ini terpantau lancar dan kondusif.

"Kami bersyukur arus mudik maupun arus balik di Kota Semarang hingga Selasa (24/3/2026) malam terpantau lancar dan kondusif," katanya di Semarang, Jateng, Rabu.

Menurut dia, Kota Semarang memang menjadi simpul penting pergerakan arus mudik dan arus balik di Jawa Tengah, sehingga koordinasi lintas instansi terus dilakukan agar perjalanan masyarakat tetap aman dan lancar.

Berdasarkan laporan, periode 15-24 Maret 2026, jumlah kendaraan yang masuk dan melintas Kota Semarang terpantau tinggi, utamanya melalui Gerbang Tol Kalikangkung, tercatat 377.193 kendaraan masuk dan 165.958 kendaraan keluar.

Di sejumlah ruas jalan utama kota, pergerakan kendaraan juga cukup padat, seperti di Jalan Perintis Kemerdekaan mencatat 594.074 kendaraan masuk dan 504.273 kendaraan keluar.

Sementara, di Jalan Siliwangi dilalui 661.815 kendaraan masuk dan Jalan Brigjen Katamso tercatat 263.129 kendaraan masuk dan 339.795 kendaraan keluar.

Mobilitas pemudik melalui berbagai simpul transportasi juga terpantau ramai lancar, hingga Selasa (24/3/2026) malam tercatat 191.321 orang masuk ke Kota Semarang dan 177.044 orang keluar melalui moda transportasi kereta api, kapal laut, pesawat, dan bus antarkota.

Pergerakan penumpang paling tinggi tercatat di Stasiun Tawang dengan 73.405 penumpang masuk dan 68.891 penumpang keluar, serta Stasiun Poncol dengan 48.951 penumpang masuk dan 68.471 penumpang keluar.

Di Bandara Internasional Ahmad Yani, tercatat 48.433 penumpang datang dan 34.559 penumpang berangkat, sementara di Pelabuhan Tanjung Emas terdapat 13.951 penumpang datang.

"Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat secara langsung di lapangan, baik rekan-rekan dari Satlantas Polrestabes Semarang, Dishub serta masyarakat," katanya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang Danang Kurniawan menambahkan peningkatan arus kendaraan akibat kebijakan one way nasional terpantau terutama di beberapa simpang utama, seperti Simpang Karyadi, Kaligarang, dan Sam Poo Kong.

Meski demikian, kata dia, kondisi lalu lintas masih dapat dikendalikan melalui rekayasa lalu lintas dan pengaturan petugas di lapangan.

Di samping jalur utama, Pemkot Semarang bersama jajaran Satlantas Polrestabes juga telah mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan di titik-titik pusat oleh-oleh maupun destinasi wisata yang kerap menjadi tempat tujuan para pemudik.

Beberapa titik, seperti Pandanaran, Lawang Sewu, Simpang Lima dan juga kawasan Kota Lama menjadi perhatian dalam pengaturan lalu lintas.

Dishub Kota Semarang dan Satlantas telah menyiapkan pengaturan kendaraan di wilayah tersebut untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat.



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026