
Kodim Batang : 38 KDMP selesai dibangun

Batang (ANTARA) - Komando Distrik Militer 0736/Batang menyebutkan bahwa sebanyak 38 unit dari 154 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang tersebar di 15 wilayah kecamatan Kabupaten Batang, Jawa Tengah, sudah selesai dibangun.
"Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih ini merupakan bagian dari program strategis nasional yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa," kata Komandan Kodim 0736/Batang Letkol Infanteri Andika Baroto Chrishastantyo di Batang, Jawa Tengah, Rabu.
Ia menargetkan seluruh pembangunan Koperasi desa Merah Putih ini dapat selesai pada 16 Agustus 2026 atau bertepatan dengan acara Pidato Kenegaraan Presiden RI.
Meski demikian, ia mengaku bahwa pembangunan KDMP tidak lepas dari berbagai kendala terutama terkait penyediaan lahan.
"Mayoritas lahan yang digunakan merupakan aset desa berupa tanah bengkok. Banyak kendala dalam pembangunan ini, khususnya soal lahan," katanya.
Menurut dia, dalam pembangunan Koperasi Desa Merah Putih ini, TNI hanya berperan dalam proses pembangunan fisik sedangkan penyediaan lahan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.
Keberadaan Koperasi Desa Merah Putih ini, kata dia, memiliki peran penting dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa, serta dirancang sebagai pusat aktivitas ekonomi yang menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat.
"Koperasi ini nantinya menyediakan sembako, pupuk, layanan simpan pinjam, hingga fasilitas kesehatan. Harapannya, masyarakat desa tidak lagi bergantung pada rentenir dan rantai distribusi yang panjang," katanya.
Selain itu, program ini juga dilengkapi dengan pendampingan selama dua tahun bagi pengelola koperasi agar dapat berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.
"Setelah didampingi selama dua tahun, koperasi diharapkan bisa mandiri. Jika koperasi maju, otomatis desa juga akan ikut maju," katanya.
Andika mengatakan program Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari upaya Pemerintah pusat untuk memperkuat ekonomi berbasis gotong royong di tingkat desa.
"Secara nasional, program ini menargetkan pembangunan lebih dari 80 ribu koperasi di seluruh Indonesia. Kami berharap distribusi kebutuhan pokok menjadi lebih efisien, hasil pertanian dapat dikelola secara optimal, serta kesejahteraan masyarakat desa meningkat secara signifikan," katanya.
Pewarta: Kutnadi
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
