Logo Header Antaranews Jateng

Bejo Jahe Merah dukung program Mudik Gratis Jateng

Selasa, 17 Maret 2026 13:41 WIB
Image Print
Bejo Jahe Merah berpartisipasi pada program Mudik Gratis Jawa Tengah 2026. (ANTARA/HO-Pribadi)

Semarang (ANTARA) - Bejo Jahe Merah untuk kelima kalinya kembali berpartisipasi dalam program Mudik Gratis Jawa Tengah yang diselenggarakan Badan Penghubung Provinsi Jateng.

Head of OTC Women Health and Natural Wellness Category PT Bintang Toedjoe Andry Mahyudi, dalam pernyataan di Semarang, Selasa, menegaskan komitmen Bejo Jahe Merah.

Tahun ini, lebih dari 16.000 pemudik diberangkatkan menuju 35 kota dan kabupaten di Jateng menggunakan 320 bus yang disediakan.

"Partisipasi ini merupakan bagian dari komitmen Bejo untuk hadir di berbagai momen penting masyarakat Indonesia, termasuk saat perjalanan pulang kampung," katanya.

Ia mengatakan Lebaran selalu identik dengan kehangatan silaturahmi bersama keluarga sehingga Bejo Jahe Merah ingin ikut hadir dalam momentum tersebut dengan membantu para pemudik menjaga kondisi tubuh selama perjalanan.

"Jangan sampai ketika sudah tiba di kampung halaman justru tidak maksimal berkumpul bersama keluarga karena masuk angin. Kalau itu terjadi, serahkan saja ke Bejo," katanya.

Melalui kampanye "Silaturahmi Jangan Putus, Masuk Angin Bejo Yang Urus", Bejo Jahe Merah mendukung kegiatan tersebut dengan menyediakan 32.000 paket Bejo Jahe Merah bagi para pemudik asal Jateng.

"Dukungan ini diharapkan dapat membantu para peserta menjaga kondisi tubuh tetap hangat dan fit selama perjalanan panjang menuju kampung halaman," katanya.

Sementara itu, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menyampaikan harapannya agar para peserta dapat menjalani perjalanan dengan aman dan tetap menjaga kesehatan.

"Program ini tidak hanya membantu masyarakat pulang ke kampung halaman, tetapi juga memastikan perjalanan mereka tetap nyaman," katanya.

Ia berharap seluruh pemudik dapat menjaga kesehatan sepanjang perjalanan, mengingat silaturahmi dengan keluarga adalah nilai sosial yang sangat penting.

"Karena itu, menjaga stamina selama proses mudik juga tidak kalah penting," katanya.

Setelah merayakan Lebaran bersama keluarga, para pemudik diharapkan dapat kembali ke tempat kerja dengan kondisi tubuh yang sehat sehingga dapat kembali beraktivitas secara produktif.

Program mudik gratis itu juga tidak berhenti saat para peserta tiba di kampung halaman.

Pemprov Jateng turut menyiapkan program arus balik pada 27 dan 28 Maret 2026, yang dikoordinasikan pemerintah kabupaten/kota di daerah asal pemudik, bekerja
sama dengan berbagai asosiasi profesi.

"Para peserta dapat kembali ke kota tempat bekerja secara gratis dengan melakukan pendaftaran secara daring melalui situs yang telah disediakan," katanya.



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026